logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Oktober 2007 INTERNASIONAL
Line

Usamah Imbau Militan Irak Bersatu

BAGDAD - Pemimpin Al-Qaedah Usamah bin Ladin, Senin lalu, mengimbau para pemimpin perlawanan di Irak agar mengubur persaingan mereka dan bersatu dalam perjuangan melawan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Usamah menuduh para pengikut Al-Qaedah di Irak dan kelompok-kelompok perlawanan lain lemah sehingga gagal mempertahankan loyalitas suku.

Pesan dalam rekaman video terbaru itu menunjukkan meningkatnya persaingan di antara kelompok suni Arab di Irak dan kelompok pendukung Usamah di negara itu. Kedua kubu tersebut menghadapi tekanan militer AS dan pemberontakan di antara suku suni.

Dalam rekaman singkat yang disiarkan televisi Al-Jazeera, pemimpin Al-Qaedah itu mengimbau kelompok militan agar mewaspadai perpecahan. ''Dunia muslim menunggu kalian bersatu di bawah satu bendera.''

Dia menggunakan kata ''ta'assub'' (fanatikisme) untuk menggambarkan kelompok perlawanan yang lebih setia pada suku atau organisasi radikal ketimbang perjuangan lebih besar melawan pasukan Amerika.

Meski keaslian rekaman itu belum dibuktikan, suara dalam video tersebut mirip Usamah dalam pesan-pesan sebelumnya. Para pejabat AS di Washington menyatakan para analis masih mempelajari rekaman itu. Al-Jazeera tidak menjelaskan bagaimana bisa memperoleh rekaman itu - rekaman ketiga Usamah pada tahun ini.

''Saudaraku mujahidin di Irak, kalian banyak dipuji dan disanjung. Kalian sukses melaksanakan tugas mulia memerangi musuh. Namun beberapa di antara kalian belum berhasil melakukan tugas mulia lain, sehingga perlu disatukan, seperti kehendak Allah,'' kata Usamah.(ap-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA