logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Oktober 2007 INTERNASIONAL
Line

PBB Usut Pelanggaran HAM di Myanmar

BOSTON - Pakar hak asasi manusia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan akan mengunjungi negara itu bulan depan untuk memeriksa kasus pelanggaran HAM terhadap para demonstran.

Rapporteur Khusus PBB Paulo Sergio Pinheiro menyambut baik keputusan Myanmar yang mengizinkan dia datang ke negeri itu. ''Keputusan itu menandakan pemerintah ingin membangun lagi dialog dengan PBB dan Dewan HAM,'' kata dia.

Pinheiro mengatakan, dia yakin tindakan penumpasan aksi demonstrasi bulan lalu telah menewaskan lebih banyak orang dibanding laporan versi pemerintah. Dalam surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Myanmar mengatakan Pinheiro diizinkan mengunjungi Myanmar sebelum pertemuan ASEAN di Singapura 17 November.

Sementara itu, India berjanji untuk ikut mendorong Myanmar menuju demokrasi. Namun, India tidak bersedia memberikan komitmen untuk bersikap lebih keras terhadap junta.

''Sebagai tetangga dan sahabat dekat, India punya keterkaitan multidimensional dengan Myanmar,'' demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri India seusai pertemuan antara Utusan Khusus PBB Ibrahim Gambari dengan para pejabat India di New Delhi, kemarin. ''India akan terus berperan konstruktif dan positif untuk mencapai tujuan demokratisasi itu.''(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA