| Rabu, 24 Oktober 2007 | EKONOMI |
Harga Minyak Goreng Akan NaikJAKARTA-Harga minyak goreng yang sudah turun di kisaran harga Rp 7.400 per liter masih akan berfluktuasi. Jika harga minyak bumi mencapai 100 dolar per barel, harga minyak goreng diperkirakan bisa melonjak hingga Rp 9.000 per liter. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga kepada wartawan usai pembukaan Trade Expo Indonesia di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Selasa (23/10). Menurut dia, kenaikan harga minyak mentah yang memicu kenaikan harga CPO hanyalah sentimen pasar. Sentimen pasar itu, diakui, hingga kini sangat berpengaruh pada kenaikan harga CPO. Harga CPO di pasar internasional saat ini berada pada kisaran harga 825 dolar per barel. Di level harga itu, Sahat menghitung, akan ada kenaikan harga minyak goreng antara Rp 400 - Rp 500 menjadi Rp 7.800 atau Rp 7.900 per liter. Dia mengusulkan, agar pemerintah mengambil peluang berupa pembukaan lahan-lahan sawit yang baru. Selain itu, masyarakat pun bisa kembali memproduksi minyak kelapa sebagai pengganti minyak goreng, seperti tahun 70-an. Sementara itu, sejak pungutan ekspor diberlakukan ekspor CPO pada Juni hingga Agustus mengalami penurunan 13,6 persen dibanding tahun lalu. ''Yang turun hanya volumenya, nilainya justru naik 30 persen. " (J10-33) |