logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Oktober 2007 SALA
Line

Parkir SGM Terancam Ditutup

  • Dinilai Tidak Sesuai Amdal

SOLO- Parkir mobil dan sepeda motor di Solo Grand Mal (SGM) dinilai tidak sesuai Amdal (analisa mengenai dampak lingkungan) sehingga mengakibatkan keruwetan dan kemecatan di Jalan Slamet Riyadi.

Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) menyampaikan surat teguran pada pihak pengelola parkir mal tersebut untuk melakukan pembenahan. Surat teguran itu merupakan tanggapan atas keluhan dan protes yang disampaikan masyarakat.

Surat tersebut juga berdasarkan Perda No 6/2006 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Pihak DLLAJ meminta, surat teguran yang dilayangkan Senin (8/10) lalu segera ditanggapi. Jika hingga besok pagi (hari ini-red) tidak dibenahi, Dinas itu akan menutup akses masuk parkir ke mal tersebut sebelum Lebaran. Termasuk saat Natal dan Tahun Baru nanti. ''Kami meminta pengelola parkir SGM untuk melakukan pembenahan,'' tandas Kasubdin Lalu Lintas DLLAJ, Edy Hatmoko, kemarin.

Dalam surat itu disebutkan, jarak pintu masuk parkir mobil di depan mal sebelah timur dianggap terlalu dekat dekat Jalan Slamet Riyadi, yakni hanya 15 meter.

Sebabkan Macet

Padahal sesuai ketentuan mestinya berjarak 45 meter. Akibatnya, antrean panjang mobil yang akan masuk pintu parkir menyebabkan kemacetan jalan. ''Kami meminta pada pengelola agar pintu masuk itu dimundurkan sesuai ketentuan,'' ujarnya.

Selain itu, pintu masuk parkir di depan sebelah barat diminta ditutup. Sebagai gantinya perlu dibuka pintu masuk lagi di sebelah timur, sehingga ada dua pintu masuk parkir. Dengan adanya dua pintu maka antrean mobil atau pun kendaraan yang mau masuk tidak terlalu panjang, sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

Dalam surat tersebut, DLLAJ juga mengusulkan agar seluruh kendaraan yang keluar sehabis parkir diarahkan melalui pintu selatan. Tujuannya agar tidak menimbukan crossing dengan kendaraan umum yang melintas. ''Kami juga meminta pihak manajemen mal menyediakan alat bantu panggil taksi. Baik berupa lampu atau bentuk lain,'' ungkap dia.

Sementara itu ketika dikonfirmasi pihak manajemen mal mengaku belum menerima surat teguran tersebut. Nety Hanafi, humas SGM mengemukakan, pihaknya akan mengecek pada pengelola parkir. ''Nanti saja. Kami akan mengecek ke bawah (pengelola parkir-red),'' ujarnya.(G8-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA