| Rabu, 10 Oktober 2007 | PANTURA |
KELILING panturaRekanan Minta Penilaian ObjektifBATANG-Rekanan yang memaparkan produk yang ditawarkan kepada SD penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Batang tahun 2007 meminta penilaian dilakukan secara objektif, mengingat muncul manuver yang menimbulkan persaingan tidak sehat. ''Kami selaku rekanan mempertanyakan, apa maunya LSM yang mengklaim produk rekanan dari CV Setia Kawan dan Duta Media yang sesuai. Dasarnya apa, untuk itu perlu dipaparkan secara gamblang masing-masing rekanan kekurangan dan kelebihannya,'' ucap Nurudin dari CV Penuntun Ilmu. Dia menjelaskan, pada waktu pameran itu juga dihadiri LSM yang mengataskan nama peduli pengelola DAK dari luar Batang. Dalam waktu singkat sekitar satu jam tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Batang mengoreksi, menelaah, mengamati, dan mencocokkan produk yang ditawarkan untuk SD penerima DAK dari 10 rekanan. Itu dilakukan dengan mengacu SE Dirjen Dikdasmen mulai dari komputer, mesin ketik, alat peraga, dan buku-buku jenis keterampilan dan sebagainya. Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan, H Priyodigdo SE MM menegaskan, semua urusan yang menyangkut DAK diserahkan sepenuhnya kepada kepala sekolah penerima dana itu. ''Kami hanya membantu kepala sekolah mengecek, untuk selanjutnyan bisa dijadikan acuan sesuai dengan SE Dirjen,'' ucapnya.(ar-17) Pulang Mudik, Dikeroyok BREBES -Baru empat hari pulang dari perantauan untuk Lebaran di kampung halaman, Syamsudin (29) warga Desa Dumeling RT 03 RW 06, Kecamatan Wanasari, Brebes jadi korban pengeroyokan puluhan orang. Pengeroyok adalah beberapa pemuda dari desa tetangga, yakni warga Desa Kupu, Wanasari, Senin (8/10) malam. Akibatnya korban luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Menurut saksi Rastoni (23), warga Desa Dumeling, diduga Syamsudin adalah korban ketersinggungan salah satu pelaku pengeroyokan. Kepala Desa Dumeling, Anshori mengatakan, pihaknya mengimbau warganya tidak melakukan aksi balas dendam kepada warga Desa Kupu. Pasalnya masalah tersebut sudah ditangani oleh pihak berwajib. Kapolres Brebes AKBP Drs Firli MSi mengatakan, dua pelaku pengeroyokan sudah ditangkap. Yakni Herman (21) dan Sanuri (23) warga Desa Kupu. (J16-17) |