| Rabu, 10 Oktober 2007 | SEMARANG |
Satgas PDI-P Bantu Kelancaran Arus
UNGARAN - Jika Satgas PDI-P Kabupaten Semarang tahun lalu hanya konsentrasi membantu kelancaran arus lalu lintas di Ungaran, Bawen, dan Ambarawa, Lebaran tahun ini bantuan personel dari partai ini ditambah di Bergas dan Tuntang. Ketua DPC PDI-P Ir Ari Prabono menyampaikan hal ini kepada Suara Merdeka kemarin. ''Ada 200 satgas yang kami beri tugas untuk mengamankan dan memperlancar kelancaran arus lalu lintas selama masa Lebaran,'' kata Ari Prabono yang akrab disapa Kecuk, Selasa (9/ 10). Melalui telepon selulernya, Kecuk menjelaskan, setiap hari ada 40 orang bertugas di lima titik padat kendaraan tersebut. Mereka dibagi dalam dua shif, setiap shif empat orang per titik. ''Kami sudah koordinasi dengan Polres Semarang. Bantuan personel ini kami harap dapat bermanfaat bagi masyarakat,'' jelasnya. Tugas para satgas partai politik ini adalah membantu kepolisian melancarkan lalu lintas dan membantu para penyeberang jalan yang kesulitan karena volume kendaraan sangat padat. Di ruas Bawen misalnya, banyak orang yang kesulitan hendak menyeberang. Di Ambarawa, Kecuk menempatkan personel satgasnya di depan Toko Pauline yang sering macet. ''Khusus di Bawen, kami siapkan posko di sekretariat. Kami siapkan tempat untuk istirahat dan mandi,'' tandas dia. Adapun di Ungaran, satgas PDI-P membantu di bangjo (traffic light) kerkof depan SD Assalamah. Lebaran tahun ini, PDI-P menambah titik konsentrasi bantuan kelancaran arus di pertigaan arah Bringin dari Tuntang dan pertigaan Ngobo Bergas. Buka 24 Jam ''Dua titik ini dikenal sebagai jalur yang padat kendaraan. Jadi kami perlu menambah bantuan,'' terang Kecuk yang pada Senin (8/ 10) menyerahkan lebih dari 1.000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, yang tersebar di 19 kecamatan. ''Kader partai yang terbilang mampu, kami minta membantu kaum dhuafa di daerahnya masing-masing,'' imbuhnya. Sementara itu untuk mendukung fasilitas kesehatan pemudik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang juga mendukung personel serta obat-obatan ringan. Kepala Dinkes dokter Sulthoni mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan agar puskesmas di pinggir jalan raya buka 24 jam selama angkutan masa Lebaran. ''Tenaga kesehatan itu kami tugaskan di posko tertentu seperti di terminal Bawen dan di posko Lebaran di Ungaran,'' terang Sulthoni kemarin. Obat-obatan yang disediakan adalah pusing dan muntah-muntah. Jika ada pemudik tiba-tiba sakit keras, akan segera dilarikan ke rumah sakit. (H14-16) |