| Rabu, 10 Oktober 2007 | SEMARANG |
Listrik Padam, Sebuah Rumah TerbakarSURUH- Sebuah rumah milik Jumri (56), warga RT 3 RW 4 Dukuh Kepundung Desa Reksosari Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, hangus terbakar dilalap si jago merah, Senin (8/10) malam. Seluruh perabot, barang berharga dan surat-surat penting dalam rumah tersebut ludes terbakar tanpa sisa. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, dari kejadian tersebut pemilik rumah menderita kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Menurut keterangan Kholidah (38) kerabat korban, kejadian tersebut bermula ketika listrik di wilayah Suruh padam sekitar pukul 16.00. Karena hingga malam listrik belum juga menyala, warga sekitar termasuk Sumyani menggunakan nyala lilin sebagai salah satu penerangan rumah. Entah ada keperluan apa, Sumyani keluar dan mengunci rumah tanpa mematikan nyala lilin. Diperkirakan api membakar karpet rumah dan merembet ke perabot lain. ''Saya melihat kobaran api dari jendela kamar depan. Saya berteriak minta tolong ,'' kata Kholidah. Warga sekitar yang mendengar ada kebakaran, segera datang ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api. Bahkan warga yang saat itu sedang menjalankan shalat tarawih di masjid yang tak jauh dari kejadian, langsung meninggalkan shalat untuk memberikan pertolongan. Namun karena api sudah membesar dan air susah didapat, warga tidak berani masuk untuk menyelamatkan barang-barang di dalam rumah. Warga tidak bisa berbuat banyak karena kondisi malam tersebut gelap gulita. Agar kebakaran tersebut tidak menjalar ke tempat lain, mereka kemudian berupaya merobohkan atap rumah dengan batang bambu dan kayu. (J12-41) |