| Rabu, 10 Oktober 2007 | SEMARANG |
Bupati Grobogan Sidak Kesiapan LebaranGROBOGAN-Rombongan pejabat pemkab Grobogan dan anggota muspida setempat Selasa (9/10) melakukan sidak ke sejumlah tempat terkait kesiapan Lebaran tahun ini. Sidak dipimpin Bupati H Bambang Pudjiono, didampingi Wabup Icek Baskoro, Ketua DPRD M Yaeni, Kapolres AKBP Frederik Kalalembang dan Dandim 0717 Purwodadi Letkol CZI Budi Sigit Sucahyono. Kajari Hendrizal Husin dan sejumlah pejabat lintas instansi turut serta kegiatan kemarin. Dalam melakukan sidak rombongan pertama kali mendatangi kawasan Pasar Godong. Di tempat tersebut bupati meminta agar arus lalu lintas di kawasan Pasar Godong yang berpotensi menimbulkan kemacetan ditata sedemikian mungkin. Adanya pasar tumpah dianggap cukup menyulitkan pemudik saat melintas di tempat itu. Pengurugan Terminal Selepas mengunjungi Pasar Godong rombongan bergerak menuju Terminal Induk Purwodadi. Di tempat ini bupati dan wakil mengamati proyek pengurugan landasan terminal yang dibiayai dengan anggaran APBD senilai Rp 62 juta. Keduanya meminta pengurugan landasan terminal dikerjakan sesuai dengan standar yang ditentukan. ííSebaiknya pihak rekanan segera diberitahu agar proses pengerjaan proyek sesuai standar,ííkata Wabup Icek Baskoro. Menanggapi hal ini Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Soewarto berjanji akan memanggil pihak rekanan sesudah Lebaran. Setelah memantau semua kesiapan di terminal, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pasar Induk Purwodadi. Di tempat ini rombongan berkesempatan memantau langsung perkembangan harga kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran. ''Untuk sementara harga masih stabil meskipun ada kenaikan sedikit beberapa komoditi. Seperti daging dan minyak tanah,''ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagtam) Edi Haryoto. Menurut dia, tingginya permintaan diperkirakan membuat kedua harga komoditas tersebut naik meski tidak terlalu tinggi. Seorang pedagang beras, Ny Nining mengatakan harga beras jenis C4 Super mencapai kisaran Rp 5.100/ kg. Sedangkan beras berkualitas di bawahnya dijual dengan harga Rp 4.000/ kg. Diakui dia, menjelang Lebaran kali ini permintaan beras tidak sebanyak tahun lalu. Jika tahun kemarin dia bisa menjual 10 ton beras, saat ini permintaan konsumen tidak lebih dari empat ton beras. Selepas mengunjungi pasar, rombongan bergerak memantau SPBU dan rumah sakit. Bupati beserta muspida memantau secara langsung ketersediaan bahan bakar dan pelayanan rumah sakit 24 jam.(H 41-41) |