| Rabu, 10 Oktober 2007 | SEMARANG |
Gudang Bulog Salurkan Raskin Tepat WaktuGROBOGAN-Gudang Bulog 104 Depok Kecamatan Toroh telah menyalurkan beras untuk keluarga miskin (raskin) menjelang Lebaran secara tepat waktu. Kepala Gudang Bulog Gatot Hendro W mengatakan pada bulan Oktober pihaknya telah menyiapkan 1.393 ton beras untuk rumah tangga miskin (RTM) di Grobogan. Beras sebanyak itu secara bertahap disalurkan kepada 139. 325 RTM yang tersebar di 19 kecamatan. ''Jumlahnya mencapai 1.393.250 kg. Semuanya siap disalurkan menjelang Lebaran,''ujar dia kemarin. Ditambahkan, penyaluran dimulai sejak Rabu-Kamis (3/10-11/10). Setiap penerima raskin dipastikan mendapat jatah beras sebanyak 10 kg. Disinggung mengenai ketersediaan stok beras di Gudang Bulog 104, dia menjelaskan masih sangat mencukupi. Persediaan beras yang mencapai 10.000 ton diperkirakan bisa mencukupi hingga awal Mei 2008. Pengawasan Wakil Ketua Komisi B DPRD Grobogan HM Soetirto mengatakan, sesuai dengan hasil rapat dengan sejumlah instansi diketahui pemerintah menjamin sepenuhnya ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Termasuk di dalamnya ketersediaan beras menjelang Lebaran.ííSesuai dengan hasil rapat yang dilakukan komisi dengan dinas terkait belum lama ini, pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok. Khususnya, menjelang Lebaran kali ini,ííkata Soetirto kemarin. Selain itu pemerintah juga menyatakan harga kebutuhan bahan pokok masih sangat terkendali. Meski demikian, ujar dia, pihak komisi tetap meminta pemerintah melakukan pengawasan dan kontrol distribusi sembako agar jangan sampai terjadi kelangkaan. Ditakutkan kelangkaan bisa memicu kenaikan harga setiap saat. Menurut Soetirto, komoditas semacam minyak goreng adalah salah satu yang perlu diawasi. Karena sesuai pengalaman, harga minyak goreng sempat melambung tinggi beberapa waktu lalu. Suparmi (45) warga Kelurahan Kuripan Kecamatan Purwodadi berharap dengan adanya jaminan pemerintah tersebut harga kebutuhan bahan pokok tidak melonjak secara tajam. Bagi ibu rumah tangga itu,menikmati harga kebutuhan bahan pokok secara terjangkau menjadi harapan warga selama ini.(H 41-41) |