| Rabu, 10 Oktober 2007 | SEMARANG |
Pelabuhan Tanjung Emas SepiSEMARANG- Pada H-4 Lebaran, Selasa (9/10), suasana Pelabuhan Tanjung Emas justru terlihat sepi. Tidak ada satu pun kapal yang berlabuh atau berlayar dari dan menuju pelabuhan itu. Ruang tunggu penumpang yang biasanya penuh sesak, kemarin lengang. Kursi-kursi di ruangan itu tampak kosong. Kondisi itu dimanfaatkan pengelola pelabuhan untuk bersih-bersih dan memperbaiki kerusakan bangunan. Sejumlah pekerja menyapu dan mengepel lantai. Ada pula yang membersihkan kaca-kaca jendela. Ketua Posko Kelompok A KPLP Kantor Adpel Pelabuhan Tanjung Emas, Bagasto menuturkan, pemudik akan kembali memadati pelabuhan itu hari ini. KM Egon yang berangkat dari Kumai Kalimantan Tengah mendarat pukul 05:00. Dua jam kemudian, kapal berkapasitas 520 penumpang itu kembali berangkat menuju Banjarmasin. Lebih lanjut Bagasto menjelaskan, peningkatan signifikan kedatangan pemudik melalui Pelabuhan Tanjung Emas akan terjadi pada H-1. Tiga buah kapal penumpang akan merapat, yakni KM Lawit dari Sampit Kalimantan Tengah, KM Egon dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan KM Satya Kencana I dari Kendawangan Kalimantan Barat. ''Kami prediksi kapal-kapal tersebut penuh. Kalau sebelumnya penumpang kapal adalah pekerja sektor informal, pada H-2 dan H-1 Lebaran didominasi pekerja kantor, PNS dan anak sekolah,'' ujar Bagasto. Setiap penumpang yang mendarat di Tanjung Emas diberi lembar daftar keberangkatan kapal selama arus mudik Lebaran 2007. Hal itu dimaksudkan sebagai panduan saat arus balik mendatang. ''Tapi daftar itu sewaktu-waktu bisa berubah. Jika ada penumpukan penumpang untuk trayek tertentu, Adpel Tanjung Emas akan mengambil tindakan, di antaranya mengubah rute.'' (H6,H40-56) |