logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Hewan pun Mudik ke Penitipan

"ADUHdua hari nggak bisa ketemu ya Sayang,' kata Lilis sembari memeluk Pedro. Tak puas hanya dengan memeluk, Lilis mendekatkan mukanya ke muka Pedro. Sebuah ciuman pertanda sayang mendarat di hidungnya. Seolah menikmati perlakuan wanita muda itu terhadap dirinya, Pedro hanya terdiam.

Eits, tapi tunggu dulu. Jangan pernah berpikir gambaran di atas adalah sebuah adegan percintaan antara dua anak manusia. Sama sekali bukan. Semuanya itu hanyalah gambaran perasaan hati Lilis ketika harus berpisah dengan Pedro, kucing Persia kesayangannya.

Ya, selama Lilis mudik Pedro harus rela tinggal di Klinik dan Penitipan Hewan Griya Satwa Lestari, Jl Singosari Raya No 30. Sementara dua kucing Lilis lainnya yang disebut sebagai 'saudara' Pedro tinggal di rumah temannya. "Wah bakalan kangen sama mereka nih,'' kata wanita ayu yang membahasakan diri sebagai 'mama' untuk ketiga kucingnya.

Di Griya Satwa Lestari ternyata banyak 'Pedro-Pedro' yang lain. Ada sekitar 15 kucing yang dititipkan di sana. Selain kucing ada pula anjing yang terdiri atas berbagai jenis. Mulai dari yang berdarah murni sampai yang berdarah campuran.

Menurut pemilik Griya Satwa Lestari dokter hewan Th Anna Ekawati ocupacy, jumlah orang yang menitipkan hewan kepadanya kini meningkat. Layaknya sebuah hotel beberapa 'tamu' sudah memesan jauh-jauh hari sebelum Lebaran. "Mereka biasanya mulai ramai berdatangan pada H-1. Lama menginapnya berkisar antara dua hari hingga dua minggu,'' ujar Anna.

Anna juga menjelaskan sebelum dititipkan hewan-hewan tersebut harus mematuhi berbagai prosedur yang telah ditetapkan. Satu minggu sebelum dititipkan hewan-hewan itu harus sudah divaksinasi. "Ini dilakukan untuk menjaga kekebalan tubuh mereka agar tidak mudah terserang penyakit,'' terangnya.

Saat akan masuk hewan-hewan itu diperiksa kesehatannya. Ini untuk mengetahui apakah mereka tengah mengidap suatu penyakit atau tidak. "Takutnya jika penyakit yang tengah diderita akan menulari hewan yang lain,'' imbuhnya.

Tarif yang dipatok untuk mereka pun beragam. Harganya berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000. "Tergantung besar kecilnya hewan,'' kata Anna. (Roosalina-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA