logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Oktober 2007 BUDAYA
Line

SELEBRITI

Donor Mata

NYAWA boleh diambil Tuhan kapan saja tapi jasadnya harus hidup lebih lama, kalau bisa seratus tahun. Tekad itu ingin diwujudkan Bertrand Antolin dengan merelakan organ penglihatannya dipakai orang lain jika kelak ia meninggal.

"Bertrand boleh mati tetapi kalau mata Bertrand bisa hidup terus, itu sangat baik sekali. Lagi pula, dengan begitu saya sudah berbuat kebaikan seperti diajarkan oleh agama yang saya anut," kata pria berdarah China-Prancis itu pada acara Peringatan Hari Mata Sedunia di Jakarta, Senin (8/10).

Bertrand sudah mendaftarkan sebagai calon donor mata sejak beberapa tahun lalu. Pria yang lahir di Jakarta, 31 Juli 1980, ini sebenarnya ia tidak ingin gembar-gembor soal menjadi donor mata, karena belum tentu suatu niat baik dapat diterima dengan baik pula.

Pasalnya ia pernah diwawancarai sebuah majalah dan hasilnya malah menjadi sasaran serangan dari sejumlah pihak termasuk rohaniawan.

"Karena itu, saya sebenarnya tidak ingin bilang-bilang. Tapi sudahlah," kata bintang sinetron yang membintangi Aku Bukan Untukmu, Pangeran Kampus, Itu Kan Cinta, dan Dara Manisku ini. (kl-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA