SEMARANG-Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1428 H, objek pajak yang
dibayarkan para wajib pajak melonjak hingga 59 persen dibandingkan hari
biasa. Wakil Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Provinsi Jateng Kusumardhono
mengatakan hal itu di kantornya kemarin.
|
 |
SEMARANG-PT Asuransi Central Asia (ACA) yang selama ini banyak
menggarap sektor korporasi, kini mulai aktif membidik sektor ritel. Saat
ini persentase pasar korporasi masih cukup tinggi, yakni 70% dan ritel
30%. "Ke depan kami menargetkan bisa seimbang yakni 50:50. Sebab, pasar
ritel saat ini,
|
 |
SOLO-Jumlah kedatangan penumpang di Bandara Adisumarmo, Solo
mulai Sabtu 6 Oktober menunjukkan peningkatan. Dibandingkan hari-hari biasa,
terjadi peningkatan sekitar 15%. Peningkatan terutama terjadi atas pesawat
Air Asia dari Kualalumpur.
|
 |
JAKARTA - Agresifitas Extra Joss di pasar semakin nampak dengan
peluncuran berbagai jenis varian baru awal 2007. Hal ini menjadi alasan
untuk mengembangkan strategi pemasaran yang dikaitkan dengan program sosial.
Presiden Direktur PT Bintang Toejoe, Budi Dharma Wreksoatmojo mengatakan
hal itu,
|
 |
JAKARTA-Tren pergerakan positif indeks harga saham gabungan (IHSG)
Bursa Efek Jakarta (BEJ), masih akan berlanjut. Perkembangan indeks mendapat
dorongan menguatnya sebagian besar bursa regional. IHSG pada awal perdagangan
(09.47 waktu JATS) menguat 12,854 poin,
|
 |
SEMARANG-Memasuki semester 2 tahun 2007, Yamaha Mataram Sakti
(YMS) semakin meningkatkan kinerja dan performa dealernya. Langkah ini
diambil untuk merespon ramainya pasar otomotif roda dua dan meningkatnya
konsumen YMS di wilayah karesidenan Semarang, Pati, Banyumas, Kedu &
DIY.
|
 |
SEMARANG-Perusahaan asuransi, PT Asuransi Jiwa Recapital atau
Relife, meluncurkan lima produknya sekaligus. Hal itu didorong kiat meningkatnya
permintaan produk asuransi yang sekaligus bisa menjadi sarana investasi.
|
 |
JAKARTA-Presdir PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Fumihiro
Irie memperkirakan permintaan LCD TV dunia pada 2007 ini sebesar 68 juta
unit. Namun pada 2008 permintaan akan meningkat tajam sekitar 120 juta
unit.
|
 |
JAKARTA-Pemerintah belum akan melakukan upaya privatisasi kepada
PT Kereta Api dalam waktu dekat. Pasalnya, ada beberapa kriteria untuk
privatisasi, termasuk pertimbangan menyangkut hajat hidup orang banyak.
"Misalnya khusus angkutan batu bara bisa dilakukan privatisasi. Tapi
kalau kereta api ekonomi menyangkut hajat hidup orang banyak, tentu masih
menjadi tanggung jawab negara," katanya saat pelepasan Mudik Extra
Joss di Stasiun Senen kemarin.
|