logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 08 Oktober 2007 SALA
Line

GTT Pertanyakan Jatah CPNS

KOTA - Guru Tidak Tetap (GTT) atau Guru Wiyata Bakti (GWB) mempertanyakan keputusan Pemkot Surakarta menolak jatah CPNS reguler atau umum untuk formasi 2007. Padahal, apabila ingin menjadi PNS, GTT atau GWB harus melalui rekrutmen reguler.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Solidaritas Tenaga Kependidikan Wiyata Bakti Surakarta (Soetapa Wibaksa), Asmuni SAg mengatakan, dengan keputusan tersebut artinya hak mereka untuk menjadi PNS juga berkurang.

"Sebenarnya harapan kami bisa masuk sebagai honorer. Tetapi kami paham karena ada PP No 48/2004 tidak mungkin melakukan perekrutan tenaga honorer. Jadi kami harus ikut jalur umum," jelasnya, ketika ditemui belum lama ini.

Menurutnya, meski formasi yang tersedia hanya sepuluh, seharusnya Pemkot tetap membuka peluang tersebut. Karena, kesempatan bersaing makin tertunda padahal sebagian dari GTT sudah pada usia kritis untuk melamar CPNS. Hal tersebut seharusnya juga menjadi salah satu pertimbangan. Padahal, hingga saat ini belum ada kepastian apakah tahun depan formasi CPNS Kota Solo akan dibuka lagi.

"Seharusnya Oktober ini menjadi jatah umum, termasuk GTT untuk masuk CPNS. Tetapi malah Guru Bantu (GB-red) yang diangkat lebih dulu. Padahal seharusnya proses mereka diselesaikan pada Agustus." Dia juga mengeluhkan, kewajiban GTT dan GB dalam mengajar sama, namun hak yang mereka dapatkan, terutama kesempatan menjadi PNS, berbeda.

Sementara itu, jatah formasi CPNS 2007 yang hanya sepuluh orang itu dinilai Pemkot terlalu sedikit dan dianggap tidak cucuk dengan kerja panitia maupun biaya yang akan dikeluarkan. Minimnya jatah dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Sebab, diperkirakan pelamar yang datang dari berbagai daerah akan membludak jumlahnya. Otomatis Pemkot tidak menerima CPNS reguler tahun ini. (J6-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA