| Senin, 08 Oktober 2007 | NASIONAL |
SOSOKTerkenang Iklan Suara Merdeka
DI sela mendampingi istri, Menteri Urusan Peranan Wanita, Meutia Hatta, melepas peserta Mudik Gratis PT Sido Muncul di Arena PRJ Kemayoran, Minggu (7/10), ekonom Prof Dr Sri-Edi Swasono berseri-seri ketika SM memperkenalkan diri dan mengingatkan wawancara dengannya saat masih menjabat Ketua Dekopin. ''Ya, ingat aku. Apalagi saya pernah 17 tahun langganan Suara Merdeka, waktu keluarga ibu masih tinggal di Solo,'' katanya bersemangat. Keluarga itu sudah berlangganan korannya Jawa Tengah itu sejak 1951, dan baru berhenti berlangganan setelah ibunda Sri-Edi meninggalkan Solo akhir 1967. Kakak Sri-Bintang Pamungkas ini bahkan punya kenangan tak terlupakan hingga kini tentang SM. Ia menilai iklan koran tersebut merupakan yang terbaik di layar bioskop ketika itu. ''Pokoknya, kalau iklan SM keluar, itu tandanya film segera main. Urutannya, voorfilm atau preview film, iklan SM, main. Jadi kalau sudah iklan SM, semua penonton tepuk tangan, karena film segera dimulai,'' ujar Sri-Edi berbinar. Saking semangatnya, ia mencomot buku catatan wartawan untuk menuliskan sendiri ejaan kata ''voorfilm''. (Fauzan Jayadi-62) | ||||