| Senin, 08 Oktober 2007 | SEMARANG |
Shalat Jadi Kunci Sukses PemudaDEMAK - Pemuda Islam yang ingin sukses dalam perjuangan harus melalui sejumlah syarat. Satu di antaranya berkomunikasi dengan Allah dalam bentuk shalat lima waktu. Saat Ramadan, bisa ditambah tarawih dan memperbanyak shalat sunah lainnya. Demikian disampaikan Dr H Mustaghfirin SH MHum saat menyampaikan tausiyah dalam pengajian yang digelar Karang Taruna Kecamatan Mranggen bekerja sama dengan Ikatan Remaja Muslim Jamus (Irmus),baru-baru ini. Dalam acara di pendapa Kecamatan Mranggen itu, juga diberikan santunan pada anak-anak yatim piatu Panti Asuhan Al Jaelani, diakhiri berbuka puasa bersama. ''Seperti dijelaskan dalam hadis qudsi, membaca Surat Al Fatihah dalam shalat adalah bentuk berdialog langsung dengan Allah,'' kata Mustaghfirin. Syarat lainnya agar sukses, lanjut dia, pemuda diminta berkomunikasi dengan pemerintah, ulama, pengusaha, politisi, dan masyarakat lemah (duafa). Berkomunikasi dengan pemerintah agar mendapat perlindungan hukum dan bantuan dana. Berhubungan dengan ulama untuk mendapat bimbingan, sedangkan berkomunikasi dengan pengusaha bisa mendapat bantuan dana. Pemuda yang berkomunikasi dengan politisi, kata dia, programnya bisa ditindaklanjuti, sedangkan menjalin hubungan dengan duafa agar mendapat inspirasi untuk mengubah nasih kaum lemah tersebut. ''Syarat-syarat itu menunjukkan komunikasi vertikal dan horisontal yang harus dibangun,'' jelas dia. Camat Mranggen Lilik Iskandar SH berharap pemuda aktif membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah-masalah sosial. Karena itu perlu dilembagakan dengan daya dukung dan ruang gerak yang proporsional. Ketua Karang Taruna Ali Misbah Azar menyatakan, kegiatan yang digelarnya bertujuan untuk menumbuhkan pribadi yang bertakwa dan kepedulian terhadap sesama. Mohsonef Al Khakim, ketua panitia menambahkan, pemuda Islam perlu peka pada penderitaan sesama, lebih-lebih saat Ramadan. (G7-18) |