| Senin, 08 Oktober 2007 | SEMARANG |
Sebarkan Pamflet kepada PemudikMEMASUKI H-5 Hari Raya Lebaran, pemudik mulai memasuki Kota Semarang. Entah itu hanya sekadar lewat atau memang mereka warga asli Semarang. Hal itu praktis membuat sejumlah jalan protokol dan jalan alternatif bertambah padat. Terkait dengan permasalahan mudik itu, jajaran Polsekta Sidodadi telah menyiapkan berbagai langkah. Salah satunya melalui penyebaran pamflet atau selebaran yang berisi imbauan tertib berlalu-lintas kepada para pengguna jalan, khususnya pemudik. Kapolsekta AKP Kurnia Hadi SH SIK mengatakan, kesadaran tertib berlalu lintas perlu ditingkatkan untuk menjamin keselamatan dan kelancaran dalam berkendara. ''Salah satu aturan yang kerap tidak dipatuhi adalah batas kecepatan dalam kota 50 Km per jam. Itu akan menjadi target kami dalam pengamanan Lebaran 2007,'' kata Kapolsek yang juga pernah menjabat sebagai Danki BS Pati Sat Brimobda Jateng itu. Lulusan Akpol 1999 itu menambahkan, pamflet itu disebarkan Minggu (7/10) - Sabtu (13/10) di berbagai jalan protokol, di antaranya Jl Dr Cipto, Jl Supriyadi, dan Jl Ahmad Yani. Isi imbauan di selebaran itu antara lain kurangi kecepataan kendaraan, taati rambu lalu lintas, penggunaan lajur kiri, light on, serta istirahat apabila pengendara merasa lelah. Tidak hanya itu, pemudik juga mendapatkan selebaran yang berisi denah dan lokasi tempat penting di wilayah hukum Polsekta Sidodadi. Di selebaran tertera denah yang menunjukkan tempat-tempat penting, seperti pom bensin, hotel, rumah sakit, rumah makan, dan nomor telpon penting lainnya. ''Selain itu, kami juga mencantumkan daftar alamat bengkel, mobil derek, dan kantong-kantong parkir,'' kata pria kelahiran Jakarta, 25 Juli 1977 itu. (Adi Prianggoro- 18) |