logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 08 Oktober 2007 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

PT KA Belum Diprivatisasi

JAKARTA-Pemerintah belum akan melakukan upaya privatisasi kepada PT Kereta Api dalam waktu dekat. Pasalnya, ada beberapa kriteria untuk privatisasi, termasuk pertimbangan menyangkut hajat hidup orang banyak. "Misalnya khusus angkutan batu bara bisa dilakukan privatisasi. Tapi kalau kereta api ekonomi menyangkut hajat hidup orang banyak, tentu masih menjadi tanggung jawab negara," katanya saat pelepasan Mudik Extra Joss di Stasiun Senen kemarin.

Dia mengakui tidak melihat privatisasi kereta api akan dilakukan dalam waktu dekat, meski ke depan ada kemungkinan membuat kereta api cepat. Saat ini yang masih diutamakan, kinerja dari PT KA agar semakin membaik, di antaranya, peningkatan sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia. "Kalau anda datang ke sini setahun lalu, akan jauh sekali perubahannya," kilahnya.

Di tempat sama, Meneg BUMN Sofyan Djalil mengungkapkan, perubahan sarana di stasiun Senen merupakan hal yang positif. "Swasta saja belum masuk Stasiun Senen sudah baik, apalagi kalau sudah masuk," ujarnya. (bn-33)

Stok Gula Cukup

JAKARTA-Menjelang lebaran kali ini, tidak terlihat lonjakan harga gula. Harga gula stabil di kisaran Rp 6000 hingga Rp 7000/kg. Stok gula di produsen juga lebih dari cukup. Demikian dikatakan staf Ahli Asosiasi Gula Indonesia Colosewoko di Jakarta, Minggu (7/10). "Stok dari produksi dalam negeri ditambah impor sudah lebih dari cukup. Produksi hingga Agustus mencapai 1,4 juta ton ditambah impor yang sudah masuk sekitar 400 ribu ton," ungkapnya.

Menurut dia, konsumsi gula pada hari raya lebaran ini akan naik menjadi 250.000 ton dari konsumsi normal 200.000 ton perbulan. Dengan adanya overstock membuat para pedagang tidak berani menumpuk barang, sehingga tidak terjadi lonjakan harga. Produsen gula saat ini masih terus melakukan produksi hingga November, sehingga produksi hingga akhir tahun akan mencapai 2,3 juta ton. Jumlah ini akan mencukupi konsumsi gula hingga April 2008.

"Bulan ini, kami akan menghitung kebutuhan gula tahun 2008. Keputusan perlu impor gula di 2008 atau tidak, akan diputuskan bulan November bersama Dewan Gula Indonesia," jelasnya. (dtc-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA