logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 06 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Motor yang Dikendarai Maskuri Ditemukan

  • Kasus Pembunuhan Siswa Bhineka

KENDAL- Empat hari setelah tewasnya siswa kelas 10 mekanik otomotif (MO) 4 SMK Bhineka Patebon, Maskuri alias Kuri (17), Jumat (5/10) siang polisi menemukan sepeda motor Yamaha Vega R warna biru H-2910-MD. Motor keluaran 2004 yang sempat dikendarai Kuri sebelum tewas tersebut, ditemukan tenggelam di Kali Waridin wilayah Dukuh Panggangayom, Desa Wonorejo, Kaliwungu.

Kuat dugaan, sepeda motor tersebut sengaja dibuang pelaku dalam upayanya untuk menghilangkan barang-bukti. Motor tersebut ditemukan seorang warga Dukuh Panggangayom, Asrori (34) ketika berniat bekerja ke sawah. ''Sebagian badan sepeda motor terendam air Kali Waridin. Hanya bagian jok dan setang yang tampak tersembul ke permukaan,'' ungkap seorang penyidik polres, kemarin.

Sepeda motor tersebut diperkirakan muncul ke permukaan, setelah pada Kamis (4/ 10) malam terkena empasan rob dari Laut Jawa (muara Kali Waridin berada di Laut Jawa-Red). Penemuan motor ini kemudian dilaporkan kepada aparat Polsek Kaliwungu.

Kapolres AKBP Tjahyono Prawoto SH melalui Kasatreskrim AKP Khairul Saleh, saat dikonfirmasi mengatakan, ada dugaan antara pelaku pembunuhan dengan korban Kuri saling mengenal. ''Meski demikian, sejauh ini kami belum mengantongi orang yang dicurigai. Kami akan bekerja keras untuk segera mengungkap kasus ini,'' tandas Khairul didampingi Kaurbinops Iptu Munasir.

Jenazah Dimakamkan

Kemarin sore, sepeda motor Yamaha Vega sudah dibawa ke mapolres guna keperluan penyidikan. Motor yang dipinjam korban Kuri dari sahabatnya Agus, siswa kelas 10 SMA Al Hidayah Kendal itu saat ditemukan kondisinya rusak. Sementara itu, usai diautopsi di RSUP Kariadi Semarang, jenazah Kuri dimakamkan di pemakaman Desa Ngampel Kulon pada Rabu (3/10) pagi.

Seperti diberitakan, Maskuri alias Kuri (17), siswa kelas 10 MO 4 SMK Bhineka Patebon, Selasa (2/10) sekitar pukul 11.30 ditemukan tewas bersimbah darah di tepi Jl Islamic Centre, Kelurahan Bugangin, Kendal. Ketika ditemukan, korban masih mengenakan seragam sekolah.

Warga RT 2 RW 3 Desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel, Kendal itu, diduga tewas akibat tindak kekerasan. Hasil visum tim medis RSUD Dr Soewondo Kendal, bagian dada korban ditemukan tiga bekas luka tusukan. Salah-satu tusukan itu diperkirakan mengenai jantung. Tulang rusuk dada sebelah kiri (di sekitar luka tusu kan-Red) mengalami patah empat ruas. Motor Vega tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan jenazah Maskuri. (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA