| Sabtu, 06 Oktober 2007 | SEMARANG |
Depan Pasar Mranggen Paling Rawan KemacetanDEMAK - Jalur selatan Demak, yang menghubungkan Semarang - Grobogan diperkirakan paling rawan kemacetan, utamanya di depan pasar Mranggen. Kemacetan terjadi karena ruas jalan yang sempit dan banyak pedangan kaki lima (PKL) yang berjualan di tempat tersebut. Pada arus mudik dan balik Lebaran, kemacetan diprediksi masih terjadi. Karenanya, pemudik yang melewati jalur tersebut harus bersabar dan tidak menyerobot jalan. Sebenarnya ada jalur alternatif yang bisa dilalui, yakni melewati pertigaan pasar Mranggen ke arah utara sampai Pamongan dan Karangawen. Beberapa waktu lalu, menurut Kepala Kantor Pengelolaan Pasar, H Suwadi MM, puluhan PKL yang berada di depan Pasar Mranggen telah ditertibkan. Sebagian dari mereka sebenarnya punya los di dalam pasar, sehingga diharuskan kembali ke dalam. Sedang untuk PKL yang tidak memiliki los di pasar akan direlokasi ke tempat lain. Namun para pedagang meminta toleransi waktu agar mereka tetap berdagang di situ sampai Lebaran. Pasalnya, penertiban menjelang Lebaran akan menyakitkan karena mereka sedang mengais rezeki untuk Lebaran. Jaga Ketertiban Suwadi MM menambahkan, pihaknya, memberikan toleransi sebagaimana yang diminta pedagang. Akan tetapi mereka diharuskan bisa menjaga ketertiban utamanya ikut membantu kelancaran arus mudik dan balik. Sebelumnya, keberadaan puluhan PKL juga terdapat di depan Pasar Karangawen. Dalam penertiban yang dilakukan menjelang Ramadan, semua pedagang dapat memahami kebijakan pemkab. Apalagi, mereka semua memiliki los di dalam pasar. (H1-16) |