logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 06 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Warga Hentikan Truk Pengangkut Padas

SEMARANG- Warga Perumahan Klipang RW 4-7, Kelurahan Sendangmulyo, Tembalang, melakukan aksi pemblokiran truk yang melintasi wilayah kampung mereka. Sebab, warga merasa terganggu dengan debu yang berasal dari truk pengangkut padas tersebut. Selain itu, perilaku para sopir truk yang kerap ngebut di jalan kampung juga menjadi alasan warga untuk memblokir jalan.

''Sejak truk melewati perkampungan seminggu lalu, rumah-rumah warga menjadi sangat kotor dan berdebu. Selain itu, kami juga miris melihat truk-truk itu ngebut saat melintas di perumahan,'' kata Gunarto (53) warga RT 1 RW 6.

Aksi yang dimulai pukul 07.30 itu, diikuti puluhan warga dan mendapat pengamanan dari petugas Polsek Tembalang. Mereka menutup jalan dengan menggunakan kayu. Sejumlah sopir yang mendapat penjelasan warga dan didampingi aparat kepolisian terpaksa mengurungkan niatnya untuk melewati jalan itu. Selanjutnya, belasan truk pengangkut padas itu berbalik arah dan mencari jalan alternatif lain.

Gunarto menambahkan, keberadaan truk-truk itu juga dikhawatirkan bisa merusak jalan di Perumahan. ''Truk pengangkut padas itu tergolong kendaraan tonase berat yang bisa menyebabkan jalan rusak,'' terang dia.

Lurah Sendangmulyo, Sukamto menjelaskan akan memfasilitasi perundingan warga dan pemilik truk tersebut. ''Saya sebagai lurah akan menyampaikan keluhan warga kepada pemilik truk. Untuk seminggu ke depan, warga tidak menghendaki truk itu melewati jalan perumahan. Hingga kini kami masih menunggu tanggapan dari pihak pemilik truk,'' kata Sukamto.

Dijelaskannya, sementara ini warga mempunyai sejumlah tuntutan. Pertama, bak truk harus ditutupi kain terpal. Kedua, sopir harus mengurangi kecepatannya saat melalui jalan kampung.

Ditanya perihal padas yang diangkut truk itu, dia mengaku tidak tahu menahu. ''Kalau padas itu diambil dari mana, saya tidak tahu. Namun truk itu mengangkut padas ke sebuah lahan yang rencananya akan digunakan sebagai Perumahan Polda Jateng,'' terang dia. (H40-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA