logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 06 Oktober 2007 BANYUMAS
Line

Lagi, Kabel Menara Pemancar PT KA Dicuri

  • Komunikasi Masinis Terganggu

BANYUMAS- Pencurian kabel telekomunikasi milik PT Kereta Api Daop V Purwokerto, Kamis (4/10) sekitar pukul 17.30 kembali terjadi di Gunung Brujul, Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen.

Pelaku mengambil kabel antena coaxtial heliac berdiameter empat centimeter dan panjang 40 meter. Hal itu mengakibatkan komunikasi antara masinis dan pusat pengendali perjalanan kereta di Daop V terputus. Peristiwa itu terdeteksi Kamis petang, ketika petugas distrik komuniksi PT KA, Awan Sukaryono melapor ke kantor pusat di Purwokerto terjadi gangguan komunikasi di Gunung Brujul.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti Nasrudin (47) dan Kuswanto (33), dengan melakukan pengecekan ke lokasi bersama petugas keamanan dan ketertiban Daop V. Sesampai di lokasi menara Gunung Brujul, mereka mendapati kabel antena sepanjang 40 meter dengan diameter empat centimeter hilang.

Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Daop V, Soedjono yang mendapat laporan itu memastikan putusnya komunikasi itu karena ada kabel yang dicuri. Bersama petugas dari Polwil Banyumas, Soedjono melacak lokasi-lokasi yang dicurigai sebagai tempat pelarian pelaku. Tapi dari tiga lokasi di Kebaen yang dicurigai jadi tempat persembunyian, petugas keamanan tak menemukan tanda-tanda pelaku berada di tempat itu. Dia mengakui, akibat pencurian kabel menara pemancar itu, komunikasi antara masinis dengan pusat pengendali perjalanan kereta di Daop V, mengalami gangguan.

Untuk menghindari gangguan terhadap perjalanan kereta, malam itu juga petugas Dop V melakukan perbaikan kabel di menara Gunung Brujul. Perbaikan sudah dilakukan dan komunikasi sudah bisa berjalan normal.

Pencurian kabel di menara pemancar Gunung Brujul pada Kamis petang kemarin bukan untuk yang pertama kali terjadi. Di lokasi yang sama, dalam catatan di Subseksi Kamtib Daop V, antara bulan April-Juni 2007, pencurian sudah terjadi lima kali. Yaitu pada 26 April, 19 Mei, 22 Mei, 23 Mei dan 4 Juni.

Ketika pencurian terjadi berulang kali, petugas keamanan Daop V melakukan pengintaian. Hasilnya pada 5 Juni berhasil menangkap Supri (30) asal Wangon, Banyumas, salah satu dari dua pelaku. Menurut prediksi Soedjono, pencuri yang beraksi pada Kamis (4/10) itu bisa jadi merupakan pelaku lama yang belum tertangkap, tapi bisa juga pelaku baru.

Agar komunikasi tak terganggu selama angkutan lebaran, pihaknya bersama personel Polwil Banyumas meningkatkan patroli. Tak hanya di menara-menara pemancar, tapi juga di lintasan.

Menara pemancar komunikasi itu lokasinya di perbukitan, jauh dari permukiman dan pengawasan. Selain di Gunung Brujul, Daop V masih memiliki sembilan menara pemancar komunikasi. Sepuluh pemancar itu semuanya jauh dari permukiman penduduk sehingga rawan pencurian.

"Daop V bersama Polwil Banyumas masih melakukan penyelidikan atas pencurian kabel di menara Gunung Brujul," ujar Soedjono. (G23-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA