| Senin, 01 Oktober 2007 | SALA |
SubosukowonosratenTruk Jateng Langgar TonaseSRAGEN-Kapolres Ngawi (Jatim) AKBP Drs Gunawan mengingatkan, kondisi jalan di daerahnya berbeda dengan ruas jalan Solo - Sragen. Di wilayah yang berbatasan dengan Sragen itu, kondisi tanah labil sehingga jalan aspal bergelombang. "Jika kondisi jalan yang labil itu dilewati truk melebihi tonase, bisa memperparah kondisi jalan," demikian disampaikan saat bertemu Kapolres Sragen AKBP Dra Sri Handayani di rest area Mantingan, perbatasan Jateng-Jatim, Sabtu (29/9). Masalah tersebut diungkap, mengingat truk bermuatan barang dari arah Sragen sering melanggar batas muatan. Akibatnya, truk tertahan di jembatan timbang Mantingan dan harus menurunkan kelebihan muatan di gudang. "Penindakan terhadap truk yang melebihi tonase di Ngawi cukup tegas," tutur Kasat Lantas Ngawi AKP Irfan Susanto. (nin-63) Siap Kawal Pemudik Bermotor SUKOHARJO - Satlantas Polres Sukoharjo siap mengawal para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua saat melintas wilayah Sukoharjo, kata Kasatlantas AKP N Dedy Arifianto, mewakili Kapolres AKBP Yudawan, saat acara buka bersama dengan para wartawan, beberapa hari lalu. "Dari tahun ke tahun, pemudik bermotor makin meningkat. Kami siap mengawal mereka," tegasnya. Pengawalan akan diberikan terutama kepada pengendara motor yang melakukan perjalanan mudik secara rombongan. Petugas sudah menyiapkan jalur-jalur alternatif yang bisa dilewati pemudik bermotor, jika jalur utama macet. Disiapkan empat pos pengamanan, yaitu di Ngasem, Tugu Kartasura, perempatan Kartasura, dan Songgorunggi (Kecamatan Nguter). Pos-pos itu juga bisa digunakan pemudik bermotor untuk beristirahat. (H44-58) Santunan Kesehatan Gesang SOLO-Pemerintah Kota Surakarta akan memberikan santunan kesehatan bagi maestro keroncong Gesang. Santunan akan diserahkan Senin (1/10) malam ini bertepatan ulang tahun ke-90 komponis lagu Bengawan Solo itu. "Tekad untuk menyerahkan bantuan berupa santunan kesehatan itu akan diwujudkan Pemkot bersamaan peresmian ikon baru Kota Solo, yaitu city walk atau srawung warga," ujar Ketua Yayasan Caping Gunung, Ir Pedhet Wijaya, Sabtu (29/10). Menurutnya, santunan tersebut merupakan salah satu bentuk penghargaan dari Pemkot atas jasa Gesang yang telah berjasa ikut mengangkat Kota Solo di dunia internasional melalui karyanya lewat musik keroncong. (sri-50) Isu Kantor Baru Tetap Panas BOYOLALI - Rapat paripurna DPRD Boyolali, Sabtu (29/9) lalu, pada akhirnya menetapkan Raperda APBD Perubahan 2007 menjadi perda. Namun, rapat baru dimulai pukul 11.30 atau terlambat tiga jam dari jadwal. Pasalnya, anggota Panitia Anggaran DPRD dan pihak eksekutif terus melakukan lobi terkait anggaran Rp 12 miliar yang rencananya akan digunakan untuk pengadaan tanah untuk kantor baru pemkab. Sejauh ini, eksekutif dan legislatif belum mencapai kata sepakat tentang ke mana anggaran pembangunan kantor pemkab itu akan dimasukkan.(G10-58) |