| Senin, 01 Oktober 2007 | SALA |
2010, di Solo Tidak Ada Rumah KumuhSOLO - Dua Menteri Kabinet Bersatu, yakni Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Asy'ari dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Joko Kirmanto hari ini direncanakan datang di Solo. Dalam rangka peringatan Hari Habitat Nasional 1 Oktober, keduanya akan meresmikan dua proyek terkait dengan permukiman. Yaitu rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Begalon II di Kelurahan Panularan, Laweyan dan permukiman sehat sederhana di Kampung Totogan Kelurahan, Banjarsari. ''Hingga Sekarang belum ada perubahan jadwal peresmian,'' kata Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (BIK), Purnomo Subagyo, kemarin. Anggota FPDI-P DPR Arya Bima didampingi Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Sabtu (29/9) datang ke Ketelan untuk melihat persiapan akhir sebelum peresmian. Dalam kesempatan itu, Wawali yang akrab disapa Rudy mengatakan, pada 2010 Solo harus bebas dari rumah tidak layak huni. Untuk realisasi program rehab rumah tidak layak huni menjadi rumah sehat sederhana, tahun ini Pemkot menargetkan seribu rumah dengan anggaran Rp 2 miliar dalam APBD 2007. Menurut Rudy, saat ini baru tiga wilayah yang dijadikan proyek percotohan. Yakni, Kelurahan Ketelan 44 rumah, Kelurahan Gilingan 19 rumah, dan Kratonan 50 rumah.(G8-50) |