| Senin, 01 Oktober 2007 | OLAHRAGA |
Henry HatrikBARCELONA- Thierry Henry menemukan lagi ketajamannya pasca-hengkang dari Arsenal akhir musim lalu. Penyerang Prancis itu untuk kali pertama menciptakan hatrik bagi tim barunya, Barcelona, sekaligus memberikan kemenangan besar 4-1 atas Levante di Ciudad de Valencia dalam lanjutan Liga Spanyol, Minggu (30/9) WIB. Henry membuat gol pertamanya untuk Barca ketika timnya menang 3-0 atas Olympique Lyon dalam pertandingan Liga Champions pekan lalu. Dia membuat hatrik hanya beberapa saat setelah turun minum. Pemain Argentina, Lionel Messi, menambah gol Barca menjadi empat pada menit ke-51. Levante mempertipis kekalahan mereka pada menit ke-72 dari titik penalti yang dilancarkan Emilio Viqueiria. Namun tim itu tidak banyak memberikan ancaman terhadap Barca. Inilah untuk kali pertama Henry mencatatkan namanya dalam daftar pencetak gol Liga Primera setelah awal yang sulit bersama Barcelona. Sebelumnya, dia bagaikan kehilangan ketajaman. Gol pertama Henry tercipta memanfaatkan bola rebound tendangan keras Lionel Messi yang gagal diantisispasi oleh kiper Marco Storari pada menit 17. Tujuh menit kemudian, dia mencetak gol keduanya. Hatrik Henry terlengkapi empat menit setelah babak kedua berjalan. Bola liar yang datang ke arahnya disontek keras, dan Storari tak berdaya untuk menjangkaunya. Memimpin Kemenangan dari pertandingan tandang ini membuat Barca berada di tangga teratas klasemen sementara dengan 14 poin dari enam pertandingan, satu angka di atas Real Madrid yang bertanding melawan Getafe, dinihari tadi. Sebelumnya, Real Zaragoza menghabisi ambisi tamunya, Sevilla, yang kalah untuk kali keempat secara beruntun. Kedudukan 2-0 untuk Zaragoza. Pemain tengah Argentina, Andres D'Alessandro, membuka gol lewat tendangan bebas pada awal babak kedua. Sevilla berusaha membalas, namun striker Sergio Garcia menambah derita mereka menjelang akhir pertandingan. Sevilla, penyandang gelar Piala UEFA, juga gagal meraup tiga angka di Liga Champions setelah dikalahkan Arsenal pekan lalu. Selepas itu, mereka kalah dalam tiga pertandingan liga domestik. Ini merupakan kali pertama sejak musim kompetisi 1999-2000 -ketika Sevilla terdegradasi- tim Andalusia itu kalah empat kali berurutan. Zaragoza menapak ke tangga kedelapan dengan delapan poin dari enam pertandingan, sedangkan Sevilla melorot ke urutan 11 dengan enam poin dari lima pertandingan. (rtr,F3-40) |