| Senin, 01 Oktober 2007 | SEMARANG |
Digendam, Rp 5 Juta AmblasDEMAK- Seorang pemudik, Siti Rosidah (29), warga Ngemplak Lor, Lasem, Rembang, menjadi korban gendam. Dia kehilangan uang sebanyak Rp 5 juta.Korban yang bekerja sebagai perawat di RS Honoris Tanggerang itu, semula bermaksud mudik. Di Terminal Pulogadung, ia bertemu pemuda yang mengaku bernama Alex. Pria tersebut mengaku akan mudik ke Jawa. Keduanya kemudian naik bus yang sama. Selama perjalanan pelaku tidak menunjukkan niat jahat. Karenanya, korban terbawa dalam obrolan. Entah mengapa, semakin mendengarkan obrolan pria tersebut, korban seakan nurut saya. Ketika pelaku mengajak turun di Demak, dia pun tidak menolak, padahal tujuannya Rembang. Keduanya kemudian ke Hotel Wijaya Kusuma untuk istirahat sejenak. Pelaku lantas mengajak Rosidah menjenguk saudaranya di RSD Sunan Kalijaga. Sesampai di rumah sakit itu, pria ini masuk sendirian, sedangkan korban disuruh menunggu di luar. Barang Raib Lama menunggu, korban kemudian kembali ke hotel. Namun, betapa terkejutnya ketika sampai di hotel, barang-barang miliknya yang ditinggal ternyata sudah raib. Termasuk, tas yang di dalamnya terdapat uang Rp 5 juta dan sebuah handphone. Menyadari menjadi korban gendam, korban melapor ke Polres Demak. Kapolres Demak AKBP Eko Indra Heri mengimbau kepada para pemudik untuk lebih waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh orang yang baru dikenal dalam perjalanan. Kalaupun diberi minuman dan makanan, sebaiknya jangan dikonsumsi.''Lebih baik hati-hati daripada menjadi korban. Belajar dari peristiwa masa lalu, tidak jarang minuman yang diberikan kepada korban mengandung obat bius. Sebaiknya para pemudik lebih waspada,'' tuturnya. (H1-37) |