logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Sejumlah Petasan Disita

GROBOGAN- Tim gabungan Polres Grobogan belum lama ini melakukan operasi petasan di Kawasan Pasar Induk Purwodadi, dengan sasaran sejumlah pedagang petasan yang biasa mangkal di sekitar kawasan pasar. Dalam operasi itu petugas menyita sejumlah petasan yang diperjualbelikan dengan bebas.

Hanya saja, operasi itu tidak menemukan petasan dalam jumlah besar. Sebab, tidak banyak pedagang yang menjual petasan.

Operasi dipimpin Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Ismudiyati SH dengan melibatkan anggota satu mobil Dalmas.

Kapolres Grobogan AKBP Frederik Kalalembang mengatakan, peredaran penjualan petasan dan bahan peledak akan diawasi secara ketat. Alasannya, hal itu bisa membahayakan keselamatan manusia sekaligus mengganggu pelaksanaan Ramadan dan Lebaran. ''Akan kami awasi terus. Terlebih lagi petasan bisa mengeluarkan api yang berpotensi menimbulkan kebakaran dalam musim kemarau ini. Seperti yang biasa digunakan dengan cara diarahkan ke atas dan mengeluarkan suara mirip ledakan,'' paparnya.

Selama operasi memang tidak ditemukan petasan yang dianggap membahayakan. Di sejumlah kios pedagang hanya memajang kembang api dan petasan yang tidak mengeluarkan suara ataupun bisa meledak.

Taji (33), seorang pedagang mengatakan, menjual petasan untuk mencari penghasilan menjelang Lebaran. ''Ya, supaya dapat uang untuk Lebaran nanti. Tadinya berharap dengan menjual petasan bisa dapat untung,'' kata dia yang kulakan barang-barang tersebut dari Semarang dan Solo.

Operasi yang berlangsung sore hari itu berakhir menjelang petang setelah petugas menyisir semua kawasan pasar induk.

Kendati tidak mengamankan penjual, beberapa bungkus petasan dan kembang api tetap disita sebagai barang bukti. (H41-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA