| Senin, 01 Oktober 2007 | SEMARANG |
Pembantu Curi Uang Majikan Rp 30 JutaSEMARANG- Sedikit demi sedikit akhirnya jadi bukit. Peribahasa itu mungkin tepat bagi Eni Lestari (25) yang hampir setiap harinya mencuri uang di rumah majikannya Linawati Wijaya (36), warga Jl Dr Cipto 26. Eni, warga Karangasem RT 2 RW 1 Kelurahan Karangsono, Karanggayung, Grobogan itu sudah empat tahun menjadi pembantu rumah tangga di sana. Namun dalam 2 tahun terakhir perilaku jujur yang dulu dimilikinya semakin luntur. Dalam kurun waktu itulah dia seringkali mengambil uang milik majikannya. Besarannya pun bervariasi, antara Rp 50.000 hingga Rp 200.000 setiap kali mencuri. Sang majikan, Linawati, ketika melapor ke polisi menyatakan, sering kehilangan uang yang dia taruh di dalam dompet. "Hilangnya selalu di rumah. Biasanya sore hari, setelah saya pulang dari tempat kerja. Kalau dihitung semua, hampir Rp 30 juta," ungkap pengusaha album foto itu. Anggota keluarganya sudah ditanya, namun tidak ada yang merasa mengambilnya. Di rumah ada empat pembantu, salah satunya Eni. Karena penasaran ingin mengetahui sang pencuri, Linawati berinisiatif memasang kamera video di kamarnya. Terekam Video Seperti biasa, Rabu (26/9) sore lalu Linawati pulang, lalu mandi dan meninggalkan dompet di meja kamarnya. Tak lupa dia pun menyalakan kamera video di kamarnya. Betapa kagetnya dia mengetahui uang Rp 50.000 di dompetnya telah raib. Setelah melihat rekaman video itulah dia mengetahui Eni yang mencuri uangnya. Dia lalu menginterogasi tersangka yang kemudian mengakui perbuatannya. "Dia menyembunyikan uang Rp 1,2 juta di dalam pembalut agar tidak mudah ditemukan," tutur Linawati. Karena Eni sudah lama bekerja di sana, korban berinisiatif menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan. Namun pihak keluarga Eni tidak memiliki niat baik, akhirnya Minggu (30/9) siang dia melaporkan pembantunya ke Polwiltabes Semarang. (H23,H40-18) |