logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Dituduh Kencani Tukang Pijat, HP Dirampas

SEMARANG- Zaenal (40) warga Jl Jeruk IV Lamper Lor menjadi korban pemerasan oleh seorang pria mengaku petugas kepolisian di Jl Pandean Lamper II, Semarang, baru-baru ini. Akibatnya, sebuah handphone Nokia CDMA miliknya raib dibawa pelaku. Modus yang digunakan pelaku yakni menuduh korbannya melakukan tindakan asusila kepada seorang wanita yang bekerja sebagai tukang pijit. Setelah itu, korban dipaksa membayar sejumlah uang agar dapat terbebas dari masalah itu.

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Zaenal mengungkapkan, peristiwa itu bermula ketika seorang pria yang mengaku polisi mendatangi rumah korban, Jumat (28/9) sekitar pukul 20.00.

''Pria (pelaku-Red) yang mengaku dari Polwiltabes Semarang itu datang ke rumah dan menanyakan seputar kasus tukang pijat. Saat itu, saya tidak mengerti apa yang sedang dibicarakannya,'' kata Zaenal.

Mengetahui korbannya kebingungan, pelaku mengajak Zaenal keluar rumah menuju Jl Pandean Lamper II. Ketika sampai di tempat dimaksud, pelaku mengeluarkan borgol sembari mengancam akan menggelandang korban ke Mapolwiltabes.

Kepada pelaku, korban mengaku tidak punya uang. Pelaku pun tidak percaya dengan ucapan korban. Selanjutnya menggeledah saku korban. Kemudian pelaku menemukan sebuah hp merek CDMA dan mengambilnya. (H40, H23-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA