logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Oktober 2007 SEMARANG
Line

KH Ahmad Muthohar

Penulis Kitab Lintas Disiplin Ilmu

  • Oleh Achiar MP

SEMASA hidup, KH Ahmad Muthohar bin Abdurrahman dikenal sebagai penulis yang produktif. Tak kurang dari 30 judul kitab kuning karyanya yang membahas pelbagai disiplin ilmu.

Dia menulis kitab nahwu/ sharaf (tata bahasa), aqidah (ketauhidan), akhlak (budi pekerti), fikih (hukum Islam), hingga mawaris (tentang pembagian warisan). Di kalangan nahdliyyin, karya-karyanya cukup dikenali dan masih dipakai untuk pembelajaran agama hingga sekarang.

Sebut saja kitab Imrithi dan Alwawiyyah fi Alfiyyah (nahwu), Alhlaqul Mardliyyah (akhlak), Tafsir Faidurrahman, Almaufud (sharaf), Sifaul Janan dan Tuhfatul Athfal (tajwid). Buah karyanya yang lain, kitab Rohabiyyah (warisan) dan juga Tsamratul Qulub (bacaan wirid sesudah shalat).

Sebagian besar karya KH Ahmad Muthohar itu diterbitkan oleh Penerbit Toha Putra Semarang, yang memang dikenal sebagai penerbit kitab-kitab klasik. Selain itu, ada pula sejumlah karyanya yang dirilis oleh penerbit di Malaysia.

Pemimpin Thariqah

Selain penulis produktif, KH Ahmad Muthohar itu juga merupakan sosok penting di kalangan nahdliyyin. Hingga wafat, dia adalah Mustafadl Jamiyyah Thariqah Almuktabarah Qadiriyah Naqsabandiyah Annahdliyah.

Tak heran, ketika almaghfurlah wafat 22 Juni 2005 silam, ribuan orang datang mengantarkan kepergiannya. Sebagian mereka merupakan murid thariqah-nya, yang merasa wajib memberikan penghormatan terakhir.

Mereka tidak hanya datang dari Mranggen, melainkan juga berbagai kota di Jawa, seperti Semarang, Purwodadi, Kendal, Sragen, Pekalongan, Blora, Pati, Solo, hingga Cirebon.

KH Ahmad Muthohar meninggal dalam usia sekitar 80 tahun. Dia meninggalkan 8 putra-putri, 4.000-an santri Futuhiyyah, dan puluhan ribu anggota thariqah.

Istimewanya, ulama besar itu dipanggil Tuhan ketika dia tengah shalat tahajud, yang rutin dilakukannya selama berpuluh-puluh tahun. (18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA