logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 September 2007 OLAHRAGA
Line

Pemain Timnas U-16 Bukan Milik Klub

JAKARTA-Seluruh pemain yang tergabung dalam timnas U-16 merupakan milik PSSI sepenuhnya. Mereka akan diberangkatkan ke Uruguay untuk mengikuti kompetisi yunior di negeri itu mulai musim 2008.

Klub-klub asal para pemain tidak bisa seenaknya mengambil mereka nantinya. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Hamka B Kady di Senayan, Jakarta, kemarin.

Pihaknya dipastikan akan membuat surat perjanjian dengan klub. "Secara lisan saya juga sudah sampaikan kepada para pengelola klub maupun orang tua dari sebagian pemain bahwa yang terpilih untuk berangkat ke Uruguay tentunya harus siap menerima konsekuensi. Mereka kini menjadi milik PSSI," tuturnya.

Wakil Ketua Umum Nirwan Dermawan Bakrie sebelumnya mengemukakan, rencana pengiriman tim U-16 ke Uruguay sudah final dan pasti akan dilaksanakan pada awal tahun depan. Dia menerangkan, kesebelasan tersebut akan diterjunkan pada kompetisi Liga Uruguay U-17 dan U-20. Para pesertanya adalah klub-klub tenar di Divisi Utama, yang memang diwajibkan memiliki tim muda.

Kompetisi U-17 dan U-20 Uruguay melibatkan 16 kesebelasan, dan baru musim 2008 menerima tim asing, yang dalam hal ini adalah Indonesia.

Kompetisi U-17 Liga Uruguay diikuti Danubio, Nacional, Liverpool, Penarol, Wanderers, Defensor Sporting, Miramar Misiones, Rentistas, Central Espanyol, River Plate, Tacuarembo, Bella Vista, Cerrito, Rampla Juniors, Progresso dan Rocha FC.

Tim-tim elite macam Danubio, Liverpool, Penarol selama tiga tahun terakhir terus bertahan di puncak klasemen U-17. Pada U-20, Danubio juga terus bertengger di posisi tiga teratas.

Untuk musim kompetisi 2008 dan 2009, tim U-16 Indonesia akan berkompetisi di ajang U-17. Setelah itu, pada periode 2010 dan 2011, mereka akan tampil di ajang yang lebih bergengsi, yakni kompetisi U-20.

"Pada saat itu usia para pemain kita rata-rata masih 18 dan 19 tahun, karena sekarang usia mereka antara 15 dan 16 tahun," ujar Nirwan, yang menggulirkan ide pembinaan di Uruguay ini sejak dua tahun silam.

Mampu Bersaing

Dia menegaskan konsep pengiriman tim ke Uruguay dilandasi keinginan adanya pemain-pemain asal Indonesia yang mampu bersaing di mancanegara. "Kami menginginkan pemain Indonesia bisa laku di pasar Eropa, tidak hanya diperebutkan oleh tim-tim Liga Indonesia," jelasnya.

Dia menyatakan pula, rencana penggemblengan untuk masa empat tahun tersebut bertujuan menunjang pencapaian target masa depan PSSI yang terangkum dalam Visi 2020. (wgm-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA