logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 September 2007 OLAHRAGA
Line

Musim Depan, Status Divisi Utama Menurun

JAKARTA- Semua klub Divisi Utama dan Divisi I Liga Indonesia 2007 tiap wilayah kini boleh bergembira karena Komite Eksekutif (Exco) PSSI telah menetapkan tidak akan ada degradasi.

"Pada musim depan Superliga akan diikuti 18 tim, Divisi Utama 34, Divisi I 48, dan Divisi II 84 tim. Itu sudah ditetapkan oleh Exco," kata Ketua Bidang Media yang juga anggota Exco Mafirion, di Jakarta, kemarin.

Keputusan tersebut dituangkan dalam SKEP 12/NH/IX/2007 bertanggal 23 September 2007 dan ditandatangani Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

Dalam Manual Liga Indonesia 2007 disebutkan sembilan klub teratas di dua wilayah Divisi Utama akan lolos ke Supeligar, delapan klub terdegradasi ke Divisi I sementara sisanya bertahan di Divisi Utama. Jumlah klub di Divisi Utama untuk musim 2008 18 klub.

Berdasarkan skep, jumlah untuk Divisi Utama berubah, karena akan ada penambahan 16 klub dari Divisi I.

Selain itu, otomatis musim ini juga tidak ada klub Divisi I yang terdegradasi ke Divisi II.

Namun demikian Mafirion menolak jika disebutkan tidak ada degradasi pada kompetisi musim ini.

"Dengan adanya Superliga musim depan maka Divisi Utama yang sekarang ini statusnya menurun. Jadi mereka yang tidak naik ke Superliga otomatis kelasnya sudah di bawah tim yang lolos. Tetap ada degradasi kan," tuturnya.

Standar

"Kalau tim yang ada di Divisi Utama sekarang kami turunkan ke Divisi I musim depan maka itu berarti mereka turun dua tingkat dong," tambahnya.

Ia menjelaskan, kompetis Divisi Utama musim depan tetap akan menggunakan sistem dua wilayah.

Ia juga menolak jika Exco dikatakan melanggar Manual Liga 2007.

"Pada Pasal 7 disebutkan bahwa kompetisi liga akan berjalan seperti yang telah ditetapkan kecuali ada perubahan yang dilakukan," tuturnya.

Saat ditanya apakah sistem yang disetujui Exco itu akan kembali berubah pada musim berikutnya, Mafirion menegaskan mereka berusaha menetapkan standar yang lebih baik pada kompetisi Indonesia.

"Kami sudah menetapkan bahwa pada musim 2009 anggota Divisi Utama berkurang menjadi 30 klub. Selain itu, bila ada anggota Superliga yang belum juga bisa memenuhi standar maka kemungkinan akan didegradasi juga sehingga jumlah anggota Superliga akan berkurang pada musim 2009," paparnya.

Mafirion juga membantah kabar bahwa penambahan jumlah anggota Divisi Utama tersebut adalah upaya untuk "memuaskan" semua pihak sehingga posisi Ketua Umum Nurdin Halid, yang kini tengah menjalani vonis dua tahun penjara untuk kasus distribusi minyak goreng, tidak digoyang.

"Terlalu picik jika kompetisi sepak bola Indonesia dikorbankan hanya untuk masalah seperti itu. Sekali lagi, kami hanya ingin menetapkan standar yang lebih baik untuk sepak bola nasional," ujarnya.(ant-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA