logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 September 2007 MURIA
Line

Pelamar PDI-P Tinggal Empat

KUDUS - Bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus dari PDI Perjuangan kini tinggal empat nama. Keempatnya yakni Noor Haniah, Mustofa Wardoyo, dan Heru Fathoni yang mencalonkan sebagai bupati, serta Noor Hartoyo yang mendaftar sebagai calon wakil bupati. Berkas keempatnya dinyatakan memenuhi syarat dan siap diverifikasi.

Sebelumnya, partai berlambang banteng mencereng itu dilamar enam orang. Dua orang yang dinyatakan gugur yakni Abdul Jali dan M Dwi Santiko. "Keduanya sampai batas waktu yang ditentukan yakni Rabu (26/9), tidak melengkapi berkas-berkas pendaftaran. Akhirnya, kami memutuskan untuk mencoret mereka dari daftar bakal calon," jelas Kepala Biro Penyaringan dan Penjaringan DPC PDIP Kudus MA Khomsin, kemarin.

Untuk bakal calon yang lolos, selanjutnya akan dilakukan verifikasi. Proses tersebut dilakukan oleh tim tersendiri. Menurut jadwal, tim tersebut akan selesai melakukan kerjanya akhir bulan ini.

Selain itu, keempat orang yang lolos tersebut juga dijadwalkan menyampaikan visi dan misi mereka Minggu (30/9) lusa.

Giliran PKB

Setelah DPC PDI-P, giliran PKB Kudus membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati. Partai tersebut telah membentuk Majelis Kebangkitan, tim khusus yang akan menangani proses tersebut.

Majelis tersebut bertanggung jawab terhadap penerimaan bakal calon yang secara resmi akan dipilih dalam musyawarah kebangkitan (muskit) akhir Oktober mendatang.

Ketua Majelis Kebangkitan Ali Ikhsan menyatakan timnya membuka pendaftaran bakal calon 1-10 Oktober 2007. Saat ditemui di Sekretariat DPC Jumat (2/9) dia menyatakan pendaftaran tersebut dibuka untuk seluruh lapisan masyarakat, baik kader maupun bukan.

Setelah itu, ada tahapan verifikasi dan uji publik yang harus dilalui para pendaftar. "Mereka yang lolos semua tahapan tersebut akan kami bawa pada muskit Minggu besok (28/10). Nantinya yang memilih siapa yang akan menjadi calon bupati dan wakil bupati dari PKB adalah peserta muskit. Mereka merupakan kader-kader partai dari tingkat desa hingga kecamatan," jelasnya.

Ali menambahkan, pada muskit mendatang setiap anak cabang di desa dan kecamatan akan diwakili lima hingga enam orang. Namun, hanya memiliki satu suara. Dengan demikian akan ada 144 suara saja dari sekitar 800 orang yang diperkirakan hadir. (H35-54,19)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA