| Sabtu, 29 September 2007 | SEMARANG |
Stok Pupuk Dijamin Aman
UNGARAN - Stok pupuk untuk kebutuhan Kabupaten Semarang dan Salatiga dijamin aman menjelang Lebaran yang bersamaan dengan musim tanam ketiga tahun ini. Sebelum Hari Raya Idul Fitri, para distributor juga diminta menebus bahan kebutuhan petani tersebut agar mencukupi minimal seminggu Lebaran. Sales Representative PT PKT Jateng Rahmansyah menyampaikan hal ini, Jumat (28/ 9). ''Kami jamin tak ada kelangkaan. PT PKT ada cuti bersama 12-17 Oktober. Sebelumnya distributor harus sudah menebus pupuk untuk stok di tingkat pengecer,'' kata Rahmansyah, kemarin. Harga pupuk menurutnya juga masih sesuai harga eceran tertinggi (HET). Untuk bulan September ini Kabupaten Semarang mendapat alokasi sekitar 2.000 ton. Itu pun, kata dia, baru terserap sekitar 800 ton hingga 27 September. ''Saat ini ada 3.100 ton stok pupuk di gudang Karangjati untuk mengcover kebutuhan sampai akhir Oktober,'' tuturnya. Memenuhi Target Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Semarang Ir Piyono melalui Kabid Produksi Pertanian Ir Wigati Sunu MBA menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT PKT. ''Alokasi untuk Kabupaten Semarang masih mencukupi. Kami juga sudah menyampaikan permintaan tambahan 5.000 ton ke Pemprov,'' tandas Sunu, kemarin. Pertimbangan permintaan penambahan alokasi pupuk tersebut karena dimungkinkan ada peningkatan luas areal tanam. Menurut Sunu, ada lahan-lahan milik Perhutani menggunakan pupuk urea. ''Antisipasi lahan Perhutani yang ditanami jagung dan padi tadah hujan, kami mengajukan tambahan urea ke Gubernur,'' jelasnya. Ia mengatakan, produksi padi tahun ini diprediksi memenuhi target. (H14-16) |