PURWOKERTO-Sebanyak 22 orang pengamen dan preman yang beroperasi
di sejumlah pasar di Kota Purwokerto, kemarin, digaruk anggota Samapta
Polres Banyumas. Keberadaan mereka dinilai sudah meresahkan para pedagang.
Pada bulan puasa dan mendekati lebaran, jumlah mereka yang beraksi bertambah
banyak.
|
 |
PURWOKERTO-Pemkab Banyumas menyambut Lebaran tahun ini tetap
tidak menyediakan lokasi pasar tiban untuk menampung para PKL. PKL yang
biasa berjualan di Jalan Jenderal Soedirman (kompleks perempatan Pasar
Wage) hanya akan dimaksimalkan.
|
 |
SELAMA bulan Ramadan, orang menjadi lebih memperhitungkan amal
baik lebih dari hari-hari biasa. Jika malam tiba, dihitung berapa kali
sepanjang hari telah khilaf dalam bertutur-kata, atau berapa banyak hati
dan pikiran tercemar dosa. Mayoritas keluarga juga lebih giat menghitung
uang.
|
 |
PURWOKERTO-Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi di jajaran Dinas
Kesehatan Banyumas kemarin kembali digelar, setelah tertunda dua pekan.
Agenda sidang pembelaan terdakwa mantan kepala Dinkes, dr Choerul Mufied.
Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Ari Jiwantoro.
|
 |
PURWOKERTO-Koalisi Poros Rakyat (KPR) gabungan dari Partai Demokrat,
PKS dan aliansi 12 partai nonparlemen kini terancam bubar. Padahal pimpinan
koalisinya pekan depan berencana memutuskan satu calon yang akan diusung
setelah masing-masing merumuskan calon.
|
 |
PURWOKERTO- Walau sudah pernah ditangkap Polisi karena membuat
mercon, Sunarko (45) ternyata tak jera. Warga Desa Kebanggan, Kecamatan
Sumbang, Banyumas itu, Rabu (26/9) malam lalu kembali harus berurusan dengan
jajaran Polres Banyumas.
|