logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 September 2007 SALA
Line

Bus Tak Lengkap Dilarang Beroperasi

SOLO- Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Surakarta Yosca Herman Soedrajad menegaskan, bus AKAP atau AKDP yang dilengkapi surat kir, keterangan laik jalan, serta kelengkapan lainnya dilarang beroperasi untuk angkutan Lebaran. Hal tersebut berlaku selama masa arus mudik dan balik berlangsung.

Menurut Yosca, tahun-tahun lalu pelanggaran paling banyak ditemukan pada bus pariwisata yang dioperasikan untuk angkutan Lebaran. Pengusaha umumnya tidak melengkapi armadanya dengan surat kir, keterangan laik jalan, dan kelengkapan lainnya.

"Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan. Masalah yang biasanya dianggap sepele seperti lampu, spion, ban yang sudah gundul juga diperiksa. Jika masih ditemukan ada pelanggaran itu, kendaraan tetap dilarang beroperasi," tegasnya.

Semua bus, lanjut dia, baru boleh beroperasi setelah pengusahanya melengkapi semua itu. Sebab kelengkapan ikut menunjang keselamtan di jalan raya. Ditegaskannya, yang utama pada kendaraan angkutan Lebaran adalah kelaikan jalan. Jika ada bus yang tidak mengantongi surat uji kelaikan jalan, akan ditahan untuk lebih dulu melengkapi persayaratan tersebut.

Uji Kir

Dia menyontohkan ada bus dari Bandung yang setelah diperiksa petugas di Solo ternyata surat uji kelaikannya sudah mati. Agar bisa jalan lagi ke Bandung, sopir harus melakukan uji kir di DLLAJ Solo. "Tanpa itu, ya tetap harus berhenti operasi, apapun alasannya," jelasnya.

Menurut Yosca, hal itu sudah sesuai dengan prosedur dan peraturan yang diterbitkan oleh Menteri Perhubungan serta Dirjen Perhubungan Darat. Yaitu, semua kendaraan harus diteliti kelengkapan surat-suratnya, khususnya dalam menghadapi Lebaran.

"Secara umum, kesadaran para pengusaha bus untuk melengkapi armadanya dengan surat-surat keterangan sudah baik. Sebab berdasarkan pemeriksaan sementara yang dilakukan, rata-rata kendaraan sudah lengkap," katanya. (hr-63)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA