logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 September 2007 SALA
Line

Ketua DPRD Datang, Barang Dikembalikan

SOLO- ''Perseteruan'' antara pedagang pemilik kios dan pedagang bermobil di Klewer Solo, berakhir damai. Kedua pihak setuju, mereka kembali pada kesepakatan semula, lahan parkir tak boleh digunakan berjualan. Sedangkan barang milik pedagang bermobil asal Pekalongan yang disita, dikembalikan.

Ketua DPRD Pekalongan, Asip Kolbihi yang datang bersama Komisi B dan pejabat dinas terkait, setelah rapat membahas masalah tersebut tampak gembira. ''Rombongan wakil rakyat dari Pekalongan tidak sia-sia datang ke Solo,''ujar seorang pedagang.

Seperti diketahui, ''perseteruan'' kedua pihak beberapa minggu terakhir sempat memanas, karena pedagang yang berjualan di mobil semakin tampak mencolok. Hal tersebut menimbulkan kecemburuan pedagang pemilik kios Pasar Klewer.

Disita

Melihat hal tersebut tim penertiban melakukan razia. Dalam operasi tersebut disita puluhan kodi barang konfeksi. Kejadian ini memicu protes keras kalangan DPRD Pekalongan. Ketua DPRD Pekalongan Asip Kolbihi mengecam keras penyitaan tersebut (Suara Merdeka 22/9 2007).

Mencari solusi masalah tersebut, di ruang rapat Sekda Pemkot Surakarta kemarin diadakan rapat. Pertemuan yang dipimpin Asisten Administrasi Sekda Surakarta, Supradi K, antara lain dihadiri Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Abdul Kadir, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Cinderamata Surakarta (P4CS), Achsin Anwar dan Ketua Dinas Pengelola Pasar, Satryo Teguh Subroto.

Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam, sempat memanas, ketika masing - masing pihak menyatakan pendapatnya. Dalam pertemuan terungkap, pedagang terpaksa berjualan di mobil, karena membutuhkan uang kontan. Asip Kolbihi minta agar barang yang disita dapat dikembalikan dan pedagang asal Pekalongan juga diminta instrospeksi, tidak lagi berjualan di atas mobil pada lahan parkir.

Akhirnya permintaan dipenuhi, dengan catatan, bila melanggar lagi , barangnya akan diamankan selama sebulan.Kesepakatan lain, semua pedagang asal Pekalongan diharuskan menjadi anggota P4CS. Di lahan parkir nanti akan dipasang spanduk, tak boleh berjualan di atas mobil. (bt-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA