| Jumat, 28 September 2007 | PANTURA |
Pemudik Mulai Terlihat di PanturaTEGAL - Pemudik dengan sepeda motor mulai terlihat melintas di jalur pantai utara Kota Tegal, Kamis (27/9). Dengan berkelompok, mereka memacu kendaraan dengan kecepatan sedang, sambil membawa tas besar maupun kardus yang diletakkan di bagian jok belakang. Kapolresta Tegal AKBP Drs Iwan A Ibrahim melalui Kasat Lantas AKP I Ketut Sudana mengatakan, diperkirakan jumlah pemudik yang lewat akan mengalami kenaikan cukup signifikan H-7. Sedangkan puncak arus mudik biasanya terjadi H-3. Menurut dia, peningkatan arus kendaraan yang naik secara pesat saat ini adalah kendaraan berat. Hal itu terjadi mulai pukul 18.00 - 23.00. Karena itu, untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun kemacetan, sejumlah personel disiagakan di sejumlah pos selama 24 jam, dan patroli jalan raya dilakukan setiap dua jam sekali. ''Untuk kendaraan berat pada H-4 dilarang beroperasi, kecuali yang mengangkut sembako dan BBM. Hal itu dilakukan untuk mencegah kemacetan,'' katanya. Bak Terbuka Ketut menambahkan, pihaknya mengimbau kepada pemudik untuk tidak naik kendaraan bak terbuka. Pasalnya, hal itu dinilai berbahaya. Selain itu, pemudik yang berboncengan motor bertiga serta tak menggunakan helm. Karena itu, apabila ditemukan akan ditindak. Dia mengatakan, apabila dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pemudik dengan mengendarai sepeda motor akan mengalami kenaikan mencapai 25 persen. Hal itu terjadi lantaran pemudik beranggapan, mudik dengan motor jauh lebih cepat, hemat biaya, dan tidak terkena kemacetan arus lalu lintas. Karena itu, pihaknya akan menggalakkan kembali program light on, atau pengendara motor diimbau menghidupkan lampu depan pada siang hari. Dengan demikian kecelakaan maupun kemacetan bisa diminimalisasi atau dicegah. (H17-15) |