logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 September 2007 OLAHRAGA
Line

"Sepak Bola Argentina Memalukan"

BUENOS AIRES - Mantan pelatih tim nasional (timnas) Argentina Carlos Bilardo mengecam kondisi dan kepemimpinan asosiasi sepak bola negara itu. Bilardo, yang memimpin Tim Tango pada Piala Dunia 1986 dan 1990, menyatakan sudah waktunya dilakukan reformasi di pucuk pimpinan Asosiasi Sepak bola Argentina (AFA).

Julio Grondona menjadi bos AFA sejak 1979. "Saya merasa malu ketika saya melihat keadaan sepak bola Argentina," tegas Bilardo kepada koran La Nacion, kemarin. Dia menambahkan, masalah pengamanan memalukan, standar perwasitan mengkhawatirkan, klub-klub berantakan, dan bahkan tak punya uang untuk membeli rumput.

Banyak Persoalan

"Pada saat Grondona lengser, banyak persoalan yang harus diselesaikan di sepak bola Argentina. Namun, jika tak segera dilakukan perubahan, sepak bola Argentina akan terpuruk lebih dalam. Itu amat disayangkan,'' paparnya.

"Membandingkan stadion-stadion kita dengan yang ada di Spanyol, Anda akan tahu apa yang saya katakan." Bilardo (68), yang bekerja di televisi sejak terakhir menjadi pelatih Estudiantes, menjelaskan, dia sudah mengubur rencananya untuk mencalonkan diri sebagai ketua AFA. "Jika berusaha menjadi ketua AFA sekarang, sama seperti membenturkan kepala Anda ke tembok. Anda harus melawan tiap orang dan saya letih,'' ungkapnya. Jika semua klub, yang berjumlah 2.800, boleh memberikan suara, dia siap maju dan berpeluang menang. Sayang, yang bisa memberikan suara cuma 49 klub. (rtr,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA