| Jumat, 28 September 2007 | OLAHRAGA |
Massa Tepis Kemungkinan ke ToyotaFUJI- Pembalap Brasil Felipe Massa membantah kabar yang mengaitkannya dengan kemungkinan pindah dari Ferrari ke tim F1 lainnya, Toyota. Massa dan manajernya sempat terlihat di garasi Toyota pada Grand Prix Belgia pekan lalu, yang memicu spekulasi media bahwa pembalap itu akan dipaksa keluar dari Ferrari untuk memberi kursi bagi juara dunia dua kali Fernando Alonso. Hubungan Alonso dengan para pejabat teras McLaren memburuk setelah munculnya skandal spionase yang membuat McLaren dicoret dari daftar konstruktor. Hubungannya dengan pembalap baru yang berprestasi hebat, Lewis Hamilton juga buruk. "Saya sangat ingin tahu, siapa yang melihat manajer saya berada di garasi Toyota," kata Massa kepada wartawan menjelang GP Jepang di Fuji, Kamis (27/9). "Semua mengatakan melihat dia di sana, padahal dia tidak di sana. Saya juga belum pernah ke garasi Toyota." "Jika Anda memiliki kontrak yang baru habis (akhir) tahun depan, kenapa harus pergi dan berbicara dengan tim lain? Saya tidak ingin melakukan itu. Saya sangat bahagia di Ferrari dan saya ingin menghabiskan karier saya di Ferrari," tegas Massa. Massa telah memenangi tiga balapan tahun ini. Sebelum musim dimulai, dia dijagokan menjadi juara, termasuk oleh bos F1 Bernie Ecclestone. Sementara Toyota, tim berdana besar, belum sekalipun menang. Keluar Jalur Akan tetapi peluang Massa untuk menjadi juara dunia telah keluar jalur akibat nasib buruk dan daya tahan mobil yang kurang. Faktor kesalahan sendiri juga ikut memengaruhi. Jika nasibnya tidak membaik di Sirkuit Fuji Speedway, Minggu (30/9) maka harapannya untuk menjadi juara sudah pasti sirna. Massa kini menempati peringkat keempat, tertinggal 20 poin dari pemimpin klasemen Lewis Hamilton dan tujuh angka dari rekan setimnya Kimi Raikkonen dengan sisa tiga ba-lapan. Ferrari telah dipastikan menjadi juara bidang konstruktor, berkat dihapusnya semua poin McLaren akibat kasus spionase. Kini mereka tengah berusaha keras untuk membawa pemba-lapnya menjadi juara. Massa sadar kemungkinan dia diminta mengalah untuk memberi jalan Raikkonen ke tampuk juara. "Jika saya tidak berpeluang, jelas saya akan membantu tim," kata pembalap Brasil itu. "Tim telah sangat baik kepada saya, kami menikmati kejuaraan yang baik dan jujur dalam artian kerjasama tim. Saya tidak punya masalah untuk membantu tim jika tidak berpeluang lagi," tuturnya. (ant-40) |