logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 September 2007 SEMARANG
Line

Disiapkan 54 Pos Pengamanan

  • Pemantauan Arus Mudik

SEMARANG- Sedikitnya 54 posko pengamanan (Pos Pam) disiapkan untuk memantau arus mudik dan balik Lebaran. Pos pam tersebut tersebar di sejumlah titik keramaian, rawan macet, dan kejahatan yang masuk wilayah hukum Polwiltabes Semarang. Selain menjadi tempat pantauan arus mudik dan balik, pos pam juga berguna untuk tempat koordinasi.

Kapolwiltabes Semarang Kombes Guritno Sigit Wiranto MBA melalui Kasat Lantas AKBP Drs Agus Suryo Nugroho SH mengatakan, pos pam tidak menutup kemungkinan diperuntukkan bagi pengemudi atau pemudik yang kelelahan.

Mereka diminta beristirahat sejenak sambil memperhatikan peta yang sudah disediakan. Pihaknya juga akan menyediakan minuman dan makanan kecil. "Masing-masing pos setidaknya akan dijaga puluhan personel. Selain mengatur dan memantau lalu lintas,

personel di pos pam sekaligus sebagai petugas pengaman situasi dan kondisi jalan serta lokasi sekitar," ungkap Agus Suryo usai rakor dengan instansi terkait dalam rangka persiapan Pam Ops Ketupat 2007 di Mapolwiltabes Semarang, Kamis (27/9).

Di sisi lain, juga akan memberi kemudahan dan kelancaran kepada pemakai jalan. Dengan keberadaan pos keamanan, diharapkan tidak ada kemacetan arus lalu lintas. Selain itu, angka kecelakaan bisa ditekan.

Dari sekian pos pam yang ada di wilayah hukum Polwiltabes, terbanyak ada di daerah Semarang Barat, yakni 14 buah. Sebagian pos ditempatkan di beberapa titik keramaian dan daerah rawan macet, seperti di Terminal Mangkang, Pasar Mangkang, Perempatan Jl Gatot Subroto, kawasan Kalibanteng, Pasar Karangayu, Bandara A Yani, Perempatan Jl Arteri, Pasar Ngaliyan, dan Pasar Mijen.

Sedangkan wilayah Polres Semarang, Polres Semarang Timur, dan Polres Kendal, menyebar masing-masing sembilan pos pam. Pos pam di empat wilayah itu diperbanyak, lantaran menjadi jalur utama mudik dan balik dari Jakarta maupun Surabaya.

Menurut Agus Suryo, selama Lebaran polisi lebih banyak memberi teguran simpatik. Pelanggaran ringan hanya akan diberi pembinaan dan diarahkan. Namun, pelangggaran yang membahayakan orang lain atau tidak melengkapi surat-surat, tetap ditindak tegas.

Ekstrapengamanan

Kabag Ops Polwiltabes AKBP Imam Basuki SH menambahkan, polisi akan memberikan ekstrapengamanan pada tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat selama menjelang atau saat Lebaran. Tempat wisata, pusat perbelanjaan, toko emas, lembaga keuangan negara, dan pemerintah, akan diawasi untuk mengantisipasi pencurian dengan kekerasan atau pemberatan (curas dan curat).

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta aktif membantu mengamankan wilayah masing-masing. Kami mengimbau masyarakat yang mau mudik untuk berhati-hati dan waspada. Rumah dicek jika bepergian untuk antisipasi dari pencurian dan kebakaran," kata Imam Basuki. (H21,D12-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA