logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 September 2007 KEDU & DIY
Line

Pelatihan Memasak

Bangkitkan Semangat Korban Gempa

GEMPA memang sudah berlalu. Namun akibatnya tak mudah dilupakan. Sebab, bukan hanya harta dan nyawa yang melayang, melainkan juga harapan serta masa depan korban. Berbagai cara pun dilakukan untuk melupakan dan mengembalikan asa. Salah satu kegiatan untuk perempuan, terutama ibu-ibu korban gempa di Bantul adalah pelatihan memasak.

"Pelatihan ini bertujuan agar para ibu bisa menyajikan berbagai makanan tradisional bergizi bagi keluarga sekaligus piawai mengelola keuangan rumah tangga," ujar Maya Tamimi, Small Medium Enterprise Development Program Manager Yayasan Unilever Peduli saat menutup pelatihan di Puskesmas Bambanglipuro Bantul, awal pekan lalu. Yayasan tersebut sudah beberapa kali mengadakan pelatihan serupa. Dia menyadari, setahun setelah gempa, masyarakat Bantul terus berusaha memperbaiki kondisi perekonomian, pendidikan, dan kesehatan, termasuk perbaikan gizi keluarga.

Hasil riset sebelum pelatihan menunjukkan sebagian besar ibu-ibu membutuhkan pelatihan tentang variasi makanan bergizi untuk anggota keluarga. Melalui pelatihan tersebut, mereka diharapkan bisa berkreasi membuat menu bergizi dari bahan lokal. Dengan demikian, anak-anak tidak lagi bergantung pada makanan instan atau jajan yang kurang sehat. "Uang untuk jajan bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting, misalnya membeli buku."

Pengetahuan Kuliner

Pada minggu II puasa, 30 perempuan Bantul dari Kelompok Bunga Kedelai, Biji Kedelai, Srikandi, serta Kedelai Hitam dari Kecamatan Jetis, Pundong, dan Bambanglipuro yang sebelumnya mendapat pelatihan sortasi kedelai hitam, kini menerima materi pelatihan memasak yang dipandu langsung chef (ahli masak).

Hermien Susilo dari divisi Research and Development Unilever mengungkapkan, agar nilai gizi makanan tetap terjaga, proses memasak tidak boleh terlalu lama. Terutama untuk sayuran hijau, cukup lima menit dan sebaiknya langsung dimakan agar vitamin sayur tetap utuh.

Selain membekali para ibu dengan pengetahuan kuliner, mereka juga memberikan pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga. Materinya berupa menabung, menghitung cash flow sederhana dalam memulai usaha hingga kiat mengelola dana stimulan. Sesi ini diisi oleh Widiandayani dari LSM Padmaya Yogyakarta. (Agung PW-72 )


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA