logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 September 2007 NASIONAL
Line

Kasubid BKDD Kebumen Dibunuh

  • Honda City Dibawa Kabur

DIJAGA PETUGAS: Sejumlah aparat keamanan masih berjaga-jaga di rumah Kasubid Diklat Teknis Fungsional BKDD Kebumen, Suyatiningsih yang menjadi korban pembunuhan, kemarin. Posisi korban ditemukan tengkurap di kamar mandi dengan kepala masuk di ember. (57)

KEBUMEN- Suyatiningsih (47) yang sehari-hari menjabat Kasubid Diklat Teknis Fungsional Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kebumen, Rabu pukul 17.15 ditemukan tewas mengenaskan di kamar mandi rumahnya di Jalan HM Sarbini, Karangsari RT 06 RW I Kebumen. Kejadian ini membuat geger warga.

Saat kali pertama ditemukan posisi korban tengkurap. Kepala dimasukkan ke ember. Di bagian belakang kepala ada luka akibat benda keras. Wajah korban juga memar. Sementara di kaki kiri ada bekas jeratan.

Wanita PNS tersebut diduga menjadi korban pembunuhan dan perampokan. Sebab, sebuah mobil sedan Honda City warna hijau AA-7753-D yang biasa dipakai ke kantor oleh wanita itu lenyap.

Senin lalu (24/9) korban masih masuk kerja. Namun, sejak Selasa, dia tidak masuk kerja tanpa izin. Saat itu tidak ada yang tahu kemana dia pergi. Bahkan nomor Hp miliknya juga tak bisa dihubungi.

Di Kalimantan

Suaminya, Hendro Nugroho, selama ini ada di Kalimantan. Sejak itu atasan korban, Kabid Diklat BKDD Drs Wahib Tamam MSi, curiga. Dia segera memerintahkan stafnya, Nasikhun, datang ke rumah Suyatiningsih. Namun rumah korban tertutup.

Staf BKDD Pemkab mulai curiga dan memberitahu keluarga dekat. Bahkan hingga pukul 14.00 sejumlah karyawan Pemkab, Satpol PP, dan Polsek Kebumen berdatangan ke rumah korban. Mereka lama menunggu kedatangan kakak kandung korban, Suparto (56), warga Sokaraja Kulon, Banyumas.

Semua pintu di rumah cukup mewah itu terkunci rapat. Akhirnya, petugas memanggil tukang untuk menggergaji besi teralis pintu. Dipimpin Kapolsek Kebumen AKP Mardjono, pintu bisa dibuka paksa. Polisi, Satpol PP, dan Suparto segera masuk ke dalam rumah.

Mereka terperanjat menjumpai Suyatiningsih, telah tengkurap di kamar mandi. Lebih mengenaskan, kepalanya tertelungkup masuk ember cucian. Suparto pun langsung menjerit. Kerabat korban yang menunggu di luar rumah, langsung menangis.

Petang itu juga rekan kerja korban dan jajaran Pemkab yang mendengar peristiwa tersebut berdatangan ke rumah duka. Di antaranya Sekda H Suroso SH, Kepala BKDD Supriyandono SH, Kabag Umum Setda H Aadi Pandoyo SH, serta Ketua PMI H Budi Utomo SH yang juga kepala Dinas KBPM.

Petugas agak lama menunggu kedatangan Unit Identifkasi Satreskrim Polres. Sementara itu, di luar rumah, ratusan warga terus berdatangan memadati jalan raya. Mereka penasaran ingin mengetahui situasi di dalam rumah. Namun petugas melakukan pengamanan ketat.

Sekitar 30 menit petugas Satreskrim dipimpin Kaurbinops Satreskrim Iptu Mawakhir melakukan identifikasi di dalam rumah.

Hanya beberapa saat wartawan diizinkan memotret. Setelah itu, semua orang di kompleks rumah tersebut diminta keluar oleh petugas.

Semalam jenazah korban segera dibawa ke RSUD Kebumen. Kapolsek AKP Mardjono mengaku belum tahu penyebab kematian pegawai Pemkab itu. Pihaknya bersama Satreskrim masih mengumpulkan keterangan dan mengembangkan pelacakan. (B3-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA