logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 September 2007 MURIA
Line

WORO WORO

Pemkab Minta Bantuan Air Bersih

BLORA - Pemkab menggunakan berbagai cara memberi bantuan air bersih kepada warga. Satu di antaranya dengan meminta bantuan ke instansi lain. Sebab, dana bencana alam untuk pengadaan bantuan air bersih tak kunjung cair lantaran persyaratan yang rumit.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Umartono mengemukakan, Pemkab telah melayangkan surat kepada sejumlah instansi seperti BPD Jateng, Perhutani, dan Pertamina . Dan, sudah direspon dengan kesediaan mereka untuk memberikan bantuan. ''Mulai hari ini, (kemarin-Red) sudah ada beberapa tangki air yang didrop ke desa-desa. Selanjutnya bantuan diberikan bertahap di hari berikutnya,'' ujar Umartono, kemarin. (H18-36)

Hutan Kecamatan Bulu Terbakar

REMBANG - Pada puncak musim kemarau ini, sejumlah areal hutan di kawasan Kecamatan Bulu dan sekitarnya terbakar. Kemarin, ada enam titik api kecil yang terlihat dari Jalan Raya Rembang-Blora. Diperkirakan, masih banyak lagi titik api yang tersembunyi di dalam hutan.

''Yang kami khawatirkan, jika kebakaran itu semakin membesar dan menyerang ke perumahan penduduk. Pada saat api masih kecil, lebih baik cepat diantisipasi,'' ujar Komedi, warga Kecamatan Bulu.

Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan Ir Abdul Nasir mengatakan, ''Kalau kebakaran itu sampai ke kampung, kami mungkin juga harus turun tangan. Namun kalau masih di dalam hutan, hal itu tanggung jawab Perhutani.'' (H19-69)

Pemekaran Kecamatan Kontroversial

JEPARA - Rencana pemekaran dua kecamatan, yaitu Keling (menjadi Keling dan Tanggulasi) serta Mlonggo (menjadi Mlonggo dan Lebak) hingga kini masih kontroversial. Jika pada masa awal masih pada persoalan perlu dan tidaknya pemekaran, saat ini ditambah kontroversi teknis, yaitu di desa mana pusat calon kecamatan baru itu nantinya.

Setelah wacana pemekaran itu digulirkan Bupati Hendro Martojo dalam rapat paripurna tiga bulan lalu, kini DPRD merespons dengan membentuk panitia khusus (pansus). ''DPRD baru saja membentuk Pansus I yang akan membahas rencana pembangunan jangka menengah daerah serta Pansus II tentang pemekaran dua kecamatan. Saat ini kedua pansus itu sedang bekerja,'' ungkap Ketua DPRD Masnukhin BA, Rabu (26/9). (H15-69)

Penggelontoran Waduk Gembong

PATI - Sejumlah warga di seputar Waduk Seloromo Desa/Kecamatan Gembong, Pati, mempertanyakan penggelontoran air waduk tersebut untuk keperluan pertanian. Pasalnya, kondisi airnya pada musim kemarau sekarang kritis, tinggal mencukupi keperluan pembasahan konstruksi bangunan waduk.

Sarwiyanto, warga, sangat menyayangkan hal itu. Sebab, bangunan waduk harus dalam kondisi selalu basah mutlak diperlukan. Hal itu untuk menjaga agar konstruksi tanggul waduk yang dibangun pada zaman Belanda jangan sampai retak-retak.

Menurut petugas Subdin Pengairan Diskimpras Kabupaten Pati Nardi ST mengemukakan, meskipun air waduk digelontorkan 160.000 meter kubik, masih dalam kondisi aman. ''Karena sebelumnya berisi 560.000 meter kubik sehingga sisanya cukup untuk pembasahan.'' (ad-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA