| Kamis, 27 September 2007 | SEMARANG |
Jalur KA Weleri-Kaliwungu Rawan Pelemparan Batu
KENDAL- Sejumlah titik jalur kereta api (KA) di Kendal dikategori rawan pelemparan batu. Tindakan tersebut diduga dilakukan oknum warga di sekitar jalur KA, lantaran perbuatan iseng semata. ''Selain pelemparan batu ke arah gerbong yang melintas, kami juga memperoleh laporan bahwa ada oknum yang sengaja memasang batu di atas rel KA,'' ungkap Kapolres Kendal AKBP Tjahyono Prawoto SH ketika inspeksi mendadak (sidak) jalur KA di Kendal, Selasa (25/9) sore. Tindakan yang dilakukan oknum tersebut, imbuh dia, jelas mengganggu kenyamanan dan keamanan KA serta penumpangnya. ''Pelaku akan diberi sanksi dan dihukum tegas.'' Selain menindaklanjuti pelaporan tentang adanya pelemparan batu dan pemasangan batu di atas rel, sidak juga untuk mengecek kesiapan dan keamanan jalur rel KA menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran. Berdasarkan catatan kepolisian, beberapa titik jalur KA yang disinyalir rawan tindakan iseng tersebut antara lain di KM 20 Brangsong dan di sekitar jembatan Kali Waridin, Brangsong. Untuk mengantisipasi perbuatan tersebut, Selasa (25/9), pihaknya melakukan sidak jalur KA antara Weleri-Kaliwungu dengan menumpang sebuah lori motor. Sidak dilaksanakan pukul 16.30-17.45, yakni dari Stasiun Weleri-Stasiun Kali Bodri, Pegandon, dan berakhir di Stasiun Kaliwungu. Keamanan Lebaran Ketika tiba di sekitar jembatan Kali Bodri, rombongan memergoki seorang anak di bawah umur yang sedang berbuat iseng dengan memasang batu di atas rel KA. Anak tersebut diamankan di Polsek Brangsong. Di tempat ini, Kapolres Tjahyono juga memberikan pengarahan kepada warga masyarakat sekitar rel agar tidak melakukan perbuatan iseng, dengan melempari gerbong dan memasang batu di atas rel. Pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku, karena perbuatan tersebut membahayakan penumpang KA. ''Secara garis besar, jalur rel KA Weleri-Kaliwungu lancar dan kondisinya bagus. Sarana seperti bantalan dan baut masih lengkap. Pada Lebaran nanti KA dipastikan akan padat penumpang. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tidak ada masalah,'' katanya. Dia mengemukakan, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para pengguna jasa kereta, pihaknya secara rutin akan mengecek jalur KA di Kendal. ''Pengecekan akan dilakukan rutin dua kali dalam setahun.'' Khusus pengamanan Lebaran, pihaknya akan menerjunkan empat polisi untuk menjaga setiap stasiun. ''Di Kendal ada tiga stasiun, sehingga ada 12 petugas yang disiagakan di tempat-tempat itu, '' paparnya. (G15-37) |