logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 September 2007 SEMARANG
Line

Ditemukan Daging Ayam dan Sapi Busuk

  • Tim Disnakan Tegur Pedagang

AMBARAWA - Petugas gabungan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Semarang dan anggota Polsek Ambarawa, menemukan sejumlah daging sapi dan ayam yang sudah membusuk,

Rabu (26/9) pagi.

Temuan itu dilakukan saat tim melakukan inspeksi mendadak di Pasar Projo Ambarawa, kemarin. Tim yang dipimpin langsung Kepala Disnakan Ir Agus Purwoko Jati menemukan 1,7 kilogram daging hati yang tak layak konsumsi di los Ny Daqoh (50). Sementara, di kios daging ayam milik Maryani (45), petugas menemukan enam kilogram daging ayam busuk dan setengah kilogram jeroan yang berbau tidak enak.

''Kegiatan ini dalam rangka melindungi konsumen, khususnya warga Kabupaten Semarang agar terhindar dari daging glonggongan atau daging tak sehat. Kami ingin penjual menjajakan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal,'' papar Agus Purwoko Jati, kemarin.

Agus yang didampingi Kepala Bidang Keswan dokter hewan Bambang Sutrisno MM mengingatkan agar para pembeli selalu waspada dan teliti terhadap peredaran daging yang tidak layak makan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas membawa alat PH Meter yang dibawa Kasi Kesmavet dokter hewan Sri Hartiyani. ''Daging hati sapi PH-nya 6,5. Mestinya PH normal mencapai angka lebih dari tujuh,'' jelas Bambang Sutrisno.

Jika daging busuk itu dikonsumsi orang akan berdampak pada kesehatan pencernaan. ''Kemungkinan membuat orang menjadi sakit perut,'' imbuhnya.

Bandel

Sementara itu, di kios milik Maryani masih dijumpai enam kilogram daging ayam yang sudah busuk. Pedagang yang berada di luar pasar ini sedikitnya sudah lima kali kepergok petugas.

Menurut Bambang Sutrisno, Maryani juga pernah wajib lapor ke Polsek Ambarawa selama enam hari, karena kedapatan menjual daging ayam busuk.

''Kami heran mengapa masih bandel juga,'' kata Bambang.

Ny Daqoh yang kepergok menyimpan hati seberat 1,7 kilogram yang rusak, mengaku dua freezernya sering dipinjam pedagang untuk menitip barang. ''Saya kulakan dari Salatiga. Kalau sepi, orang titip daging ke freezer saya,'' kilah dia.

Kepada sejumlah pedagang daging sapi dan ayam, petugas menyebarkan leaflet tentang ciri-ciri dan cara penyimpanan daging yang sehat dikonsumsi.

Pantauan kemarin, harga daging sapi di Pasar Projo masih stabil, kelas I Rp 50.000/kilogram, kelas II Rp 45.000/kilogram, dan kelas III Rp 40.000/kilogram. Harga daging kambing juga relatif stabil Rp 35.000/kilogram. ''Belum ada kenaikan harga daging sapi di pasar ini. Saya kulakan dari RPH Ambarawa, dijamin sehat,'' kata Sumiyati (45), penjual daging sapi.

Menurut dia, kenaikan harga terjadi sekitar H-2 Lebaran. Sementara itu, harga daging ayam Rp 15.000/kilogram. Menurut Darsih (40), pedagang ayam, sebelumnya harga daging ini Rp 12.000/kilogram. ''Dulu juga pernah mencapai Rp 17.000/kilogram,'' ucap Darsih. (H14-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA