| Kamis, 27 September 2007 | SEMARANG |
326 Personel Amankan LebaranGROBOGAN- Polres Grobogan akan mengerahkan 326 personelnya untuk memperlancar sekaligus mengamankan Lebaran. Personel yang akan diterjunkan meliputi samapta, reserse, intelkam, lantas, sabhara, dan unsur kekuatan polsek di seluruh Grobogan. Kapolres Grobogan AKBP Frederik Kalalembang belum lama ini mengatakan, semua kekuatan akan disebar di beberapa tempat untuk menjamin rasa aman masyarakat. Kegiatan pengamanan ini merupakan rangkaian dari Gelar Operasi Ketupat Candi 2007. Khusus di wilayah Grobogan, nantinya akan dibuat beberapa poskotis di sejumlah tempat. Meskipun bukan tergolong jalur utama, Grobogan menjadi jalur padat yang akan dilintasi ribuan orang selama arus mudik dan balik. Kondisi ini terjadi, karena Grobogan merupakan wilayah penyangga yang menghubungkan sejumlah kawasan, seperti Solo, Semarang, dan Pati. Poskotis Untuk itu, sejumlah poskotis didirikan di sepanjang jalur yang merupakan perlintasan menuju tiga tempat tersebut. ''Pos didirikan antara lain di Kecamatan Gubug, Godong, Purwodadi, Grobogan, Wirosari, dan Geyer,'' katanya. Selain membentuk pos, polisi juga telah menyiapkan sejumlah unit kecil lapangan (UKL). Unit ini setiap saat bisa bergerak untuk membantu mengamankan dan memperlancar pengamanan Lebaran. Di luar itu, polres juga mengamankan jalur kereta api di wilayah Grobogan. Hal ini tidak terlepas dari musibah tergulingnya KA Gumarang di Dusun Kramat, Desa Mangunsari, Kecamatan Tegowanu, Minggu (12/8) lalu. Belajar dari hal itu, pihaknya telah memberikan tugas kepada sejumlah polsek untuk memberi perhatian dan pengamanan khusus terhadap fasilitas rel kereta api. ''Kami siapkan petugas di sejumlah polsek untuk bekerja sama dengan Juru Penilik Jalan (JPJ) dari PT KA, agar mengamankan kawasan rel kereta api,'' tuturnya. (H41-37) |