logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 September 2007 INTERNASIONAL
Line

Ditemukan 11 Spesies Baru di Vietnam

HANOI - Para ilmuwan menemukan 11 spesies baru binatang dan tumbuh-tumbuhan di ''Green Corridor'' Vietnam tengah. Penemuan itu merupakan yang terbaru di daerah yang kaya margasatwa, yang bisa terancam oleh pertumbuhan ekonomi, kata WWF Internasional.

Seekor ular, dua kupu-kupu, lima anggrek, dan tiga tanaman lain diidentifikasi sebagai spesies eksklusif bagi hutan-hutan tropis di barisan gunung Annamites yang padat penduduknya di Vietnam. Vietnam merupakan salah satu negara yang perkembangan ekonominya tercepat di dunia.

''Ini merupakan penemuan lain yang menunjukkan daerah itu gaib karena Anda selalu menemukan spesies baru,'' kata juru bicara WWF Olivier van Bogaert via telepon dari Swiss.

''Penemuan ini bisa membantu menjamin agar hutan di dearah itu jangan ditebang atau dibongkar untuk pembangunan ekonomi jangka pendek.''

Chris Dickinson, kepala penasihat teknis WWF di daerah yang dikenal sebagai ''Green Corridor'' di Provinsi Thua Thien Hue itu, mengatakan beberapa spesies mamalia yang lebih besar ditemukan di hutan-hutan yang sama pada tahun 1990-an. Spesies itu antara lain saola, jenis lembu liar yang ditemukan ilmuwan pada 1992.

Spesies kupu-kupu baru termasuk di antara enam penemuan di provinsi itu sejak 1996, jelas kelompok pakar perlindungan alam.

Menurut kelompok itu, spesies ular baru yang panjangnya bisa mencapai 80 sentimeter disebut keelback bibir putih dan memiliki garis warna kuning dan putih di sepanjang kepala, dan tubuhnya dipenuhi titik merah.

Tiga spesies anggres tidak memiliki daun, dan termasuk tumbuhan langka.

Kelompok itu menjelaskan 10 spesies tumbuhan lain di daerah itu, termasuk empat anggrek, juga merupakan baru namun belum disahkan.(rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA