logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 September 2007 INTERNASIONAL
Line

Jembatan Ambruk

  • 60 Orang Tewas

HANOI - Sedikitnya 60 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka lantaran sebuah jembatan yang sedang dibangun ambruk di Vietnam selatan, kemarin. Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat saat para pekerja sibuk melanjutkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kota Can Tho dengan Provinsi Vinh Long itu.

Seorang kontraktor China memastikan 60 orang meninggal. Kontraktor itu bekerja pada Perusahaan Konstruksi Negara China yang menjadi salah satu pelaksana proyek pembangunan jembatan di Sungai Hau tersebut. Pembangunan jembatan sepanjang 2,75 kilometer itu juga melibatkan kontraktor Jepang.

''Petugas masih berupaya mengeluarkan jenazah korban dari reruntuhan. Saya bisa mendengar jerit kesakitan,'' kata kontraktor itu.

Kepolisian Vinh Long mengatakan telah menemukan 36 mayat. ''Mereka menggunakan mesin untuk memotong dan mengangkat reruntuhan beton,'' kata polisi. ''Mereka kesulitan untuk mengeluarkan para korban.''

Penyebab keruntuhan jembatan itu belum diketahui, namun televisi melaporkan hujan deras telah membuat rapuh fondasi.

Bantuan Jepang

Situs berita Tuoi Tre melaporkan 28 korban insiden itu yang meninggal di tiga rumah sakit Can Tho dan Vinh Long. Selain itu, sedikitnya 150 orang dirawat karena menderita luka-luka.

Sebagian besar pekerja dalam proyek itu adalah warga Vietnam. Kontraktor mengatakan, hanya 10 pekerja yang berasal dari Filipina dan Jepang.

Polisi mengatakan, sekitar 100 pekerja berada di bawah bagian jembatan yang ambruk dan sekitar 150 pekerja lainnya berada di atasnya. ''Jumlah korban masih terus dipantau. Yang jelas, sekitar 100 orang belum ditemukan,'' kata seorang pejabat.

Perusahaan-perusahaan Jepang memulai pembangunan jembatan itu pada 2004. Tokyo juga memberikan bantuan sebesar 300 juta dolar AS untuk pembangunan jembatan yang diperkirakan rampung tahun depan tersebut.

Pejabat Vietnam mengatakan, sekitar 250 insinyur dan pekerja dari tiga perusahaan kontraktor Jepang berada di lokasi saat insiden itu terjadi. (rtr-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA