Ketegangan antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Mahkamah Agung
seharusnya tak perlu diperpanjang apalagi sampai ada laporan ke polisi.
Benar-benar memalukan dan tidak menjadi contoh yang baik dalam praktek
ketatanegaraan. Apalagi perkaranya menyangkut tertib adminstrasi dan keuangan.
Pastilah menimbulkan berbagai praduga. Dalam hal ini pihak Mahkamah Agung
lebih menanggung risiko tercemarnya nama baik. Karena dituding tidak transparan
dalam pengelolaan keuangan khususnya menyangkut biaya perkara yang dipungut
dari masyarakat atau yang disebut penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
|
 |
Kerja sama program nuklir antara Amerika Serikat dan Yordania ditandatangani
di tengah-tengah memanasnya kembali isu nuklir Iran. Yordania hendak mengembangkan
reaktor nuklir untuk keperluan energi. Jauh sebelum itu, Iran juga berniat
membangun fasilitas nuklir untuk keperluan yang sama. Namun, di mata Amerika,
dua hal itu menjadi sangat berbeda. Washington yakin reaktor nuklir Iran
akan dipakai sebagai kedok untuk tujuan memproduksi senjata nuklir atau
bom atom. Dengan alasan itu, dengan segala macam cara negeri adidaya tersebut
terus menekan Iran untuk menghentikan program nuklirnya.
|
 |
Apakah MA sebagai benteng terakhir keadilan dan kebenaran telah memperoleh
kepercayaan publik sedemikian tinggi? Kalau mau jujur, kepercayaan terhadap
MA sangat rendah KENAIKAN tunjangan hakim termasuk ketua Mahkamah
Agung (MA) sebesar 300% diakui mengagetkan kalangan DPR, namun kenaikan
itu belum final karena baru pada pembahasan tingkat panitia anggaran, sehingga
masih harus melewati pembahasan di Komisi III DPR sekaligus proses finalisasi.
|
 |
FANTASTIK! Fenomenal! Barangkali dua kata tersebut tepat mewakili
kegembiraan umat Islam hari ini. Pasalnya, hampir tak ada stasiun televisi
di negeri ini yang tidak menayangkan sinema religi. Jam tayangnya tidak
lagi mengenal waktu. Tidak siang dan tidak malam. Pemilik production
house berlomba-lomba membuat cerita berlatar keagamaan. Tema yang diangkat
tak kalah anekanya. Intensitasnya bertambah seiring dengan datangnya bulan
suci Ramadan.
|
 |
RAMADAN 1428 H dilakukan secara serentak 13 September dan seperti
biasanya terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok. Kasus ini pun kemudian
banyak disebut sebagai inflasi musiman yang menyertai Ramadan dan Idul
Fitri.
|
 |
Carut marut di bidang ekonomi, hukum, kesehatan, perdagangan, moral
dan lainnya sampai kini belum nampak titik terangnya secara transparan.
Masyarakat kecil/miskin di pedesaan makin tidak menentu nasibnya meski
mendapat bermacam suntikan di bidang pangan.
|